"Tidak perlu pura-pura kuat. Jika dengan menangis membuat kamu merasa lega, maka lakukanlah."
18. PERUBAHAN RENCANA
Liona menatap lengannya yang terdapat banyak goresan, baik itu yang baru atau yang lama. Bekas sayatan terlihat sangat jelas di kulit putihnya, entah seberat apa masalah yang di hadapi oleh Liona asli sehingga dia mencoba mengakhiri hidupnya.
Jika, dipikir-pikir semenjak Liona terjebak di dalam novel 'Simpel Dream' ini. Setiap harinya selalu ada saja luka baru di tubuhnya. Apa memang dia yang ceroboh atau akibat hukuman dari keluarga Aswangga? Yang pasti karena keduanya.
Liona mengalihkan pandangannya kearah jendela, melihat keluar, banyak kendaraan dan pejalan kaki berlalu lalang untuk memulai aktivitas mereka. "Pak, Nanti berhenti di toko depan itu ya."ucap Liona sambil menunjuk sebuah toko roti.
Doni mengangguk,"Baik Non."jawabnya lalu melanjutkan mobil yang dikendarai menuju ke tempat yang ditunjuk Anak majikannya tadi.
Liona masuk ke dalam toko tersebut, memilih beberapa roti untuk dibawa ke sekolah. Setelah selesai membayar Liona kembali ke mobil,"Ini Pak, buat Bapak." Liona memberikan paper bag berisi beberapa roti kepada supirnya.
"Nggak usah Non."tolak Doni
"Saya tadi beli banyak," Liona langsung meletakkan paper bag itu di pangkuan Doni, "Yang itu buat Bapak dan keluarga Bapak di rumah."
Doni mengucapkan terimakasih. Setelah itu, dia kembali melajukan mobilnya menuju SMA Ghanesa. Liona duduk diam dan sesekali terdengar helaan napas keluar dari bibir Liona. Liona lelah, dia sudah mencoba mengubah takdir Leon. Namun, tidak ada yang berubah,tetap sama.
Bahkan, setiap kali dia mencoba mengubah alur cerita Leon, dia selalu menerima akibatnya. Seolah ada yang tidak ingin Leon bahagia.
'kan memang banyak pembaca 'Simpel Dream' yang tidak menyukai Leon,Liona. Kamu lupa? Cuma kamu yang tidak setuju dengan akhir kisah Leon.
⚘⚘⚘
Kejadian malam itu sangat membuat Elvano terguncang, cukup sulit bagaimana mendeskripsikan perasaannya sekarang. Tidak mudah bagi seorang Elvano Ganendra menerima itu semua, dikhianati oleh dua orang yang dia sayangi, sekaligus.
Bahkan, dia harus berakting di depan sang Ibu, seolah baik-baik saja. Elvano bingung, bagaimana cara menjelaskannya kepada Mama-nya? Jika dia memberi tahu tentang Ayahnya yang berselingkuh, Bagaimana reaksi Ibunya? Kondisi mental Ibunya pasti terguncang juga 'kan.
Bagaimana jika Ibunya sakit setelah mendengar berita ini. Tidak, tidak, Elvano tidak menginginkan hal itu terjadi. Tapi, dia juga tidak bisa membiarkan masalah ini begitu saja.
"Hey, Lo kenapa?" Sean menepuk pundak Elvano lalu duduk di samping temannya itu.
Elvano menoleh, melihat orang yang duduk di sampingnya,"Alaska belum datang?"
"Belum tuh, kayaknya dia bareng pacarnya eh, ralat maksud gue tunangannya."jawab Sean diakhiri kekehan tak jelas.
"Elvano."panggil seseorang dari arah pintu masuk kelas, dia berjalan menuju meja Elvano.
Sedangkan, Elvano sudah menatap tak suka kepada Monica yang notabennya masih menjadi kekasihnya itu,"Mau apa lo?"sarkasnya.
"Kita perlu bicara berdua,aku bisa jelasin semuanya, Van."kata Monica berusaha menjelaskan tentang kejadian malam itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TERJEBAK DALAM NOVEL
De TodoLiona Olivia Zefalika, seorang gadis berparas cantik dengan bulu mata yang lentik dan senyuman yang manis. Dia si bungsu dari tiga bersaudara yang sering jadi babu. Kejadian tak terduga terjadi setelah dia membeli semua makanan pesanan para kakakny...
