Ulang Tahun Sissy

890 38 15
                                        

"Semua udah siap?" Tanya Digo pada saudara-saudaranya.

Saat ini, mereka semua sudah tampil cantik dan ganteng. Mau kemana mereka? Tentu saja menuju pesta Sissy yang direncanakan oleh Digo.

"Beres! Lo tenang aja. Semua, udah sesuai rencana, kok." Ucap Yasha.

"Bagus, deh! Makasih, ya." Ucap Digo.

Liora terkekeh sinis, "Liat tuh! Demi lo, gue rela begini." Dengus Liora.

Digo cengengesan, "Iya, deh! Si vampir jutek akhirnya jadi cantik juga." Ledek Digo.

Liora malah tersipu malu. Digo kurang ajar! "Apaan sih, lo!" Ketusnya.

Melihat itu, semuanya senyum-senyum saja. Jarang-jarang mereka liat Liora mau berdandan, apalagi sampai tersipu karna dibilang cantik.

"Tapi ada sedikit masalah. Tristan! Gue minta maaf. Mungkin gue akan sedikit merepotkan Nayla." Ucap Digo.

Tristan mengernyit bingung, "Soal apa?"

"Ada kemungkinan, Nayla susah membujuk Sissy untuk datang. Karna, gue lagi berantem sama Sissy." Jelas Digo.

"Kok bisa?" Tanya Thea penasaran.

"Gue ngerjain dia hari ini. Sengaja, gue bikin dia cemburu sama Sisca."

Tristan melongo. Jadi tadi siang yang ia lihat itu?

"Jadi, tadi siang, tuh! Yang lo bawa Sisca pergi, karna itu?" Tanya Tristan yang kini menghela napas lega. Ternyata dugaannya salah soal Digo yang ingin menghabisi Sisca.

"Lo liat?"

Tristan mengangguk.

Digo memegang dagunya, "Ya, begitu, deh!"

Yasha terkekeh, "Dasar lo! Kalo Sissy gak mau datang dan akhirnya rencana lo semuanya gagal, itu bukan salah kita lagi."

Digo hanya menggigit bibirnya. Semoga Nayla berhasil membujuk Sissy, deh! Sekarang cuma Nayla doang harapan Digo satu-satunya.

***

"OMG Hellow, Nay! Kok lo keliatan cantik banget, sih? Mau kemana emangnya?" Tanya Sissy penasaran melihat penampilan Nayla.

Sambil memasang anting di cermin, Nayla menjawab, "Ada, deh!" Kini Nayla menatap Sissy, "Lo juga siap-siap, gih! Gue mau ajak lo ke suatu tempat."

Sissy mendelik, "Mau ngapain?"

Nayla menghampiri Sissy yang ada di tempat tidurnya. Ia menatap Sissy lekat sambil tersenyum.

"Lo lupa? Hari ini lo ulang tahun? Jadi, gue mau rayain ulang tahun lo dengan mengajak lo ke suatu tempat. Lo mau ya! Gue udah rapih, nih!" Bujuk Nayla memohon.

Seketika Sissy termenung. Iya, ya! Hari ini dia ulang tahun. Kenapa dirinya melupakan itu? Gara-gara perkara bete sama Digo, ia malah melupakan hari istimewanya.

"Nay! Lo So Sweet banget sih sebagai sahabat! Iya, deh! Gue ikut." Ucap Sissy terharu.

Nayla mengulum senyumnya, "Nah, gitu dong! Masa ulang tahun lo malah bete mulu."

Sissy beranjak, "Tunggu ya, Nay!"

***

Galang memarkirkan motornya di Parkiran yang telah di sediakan. Ya, walaupun ia tak banyak membantu di persiapan ulang tahun Sissy. Tapi ia tetap di undang. Bagaimana pun juga, Galang masih sahabatnya Sissy. Jadi, mau tak mau Digo tetap mengundang. Tentunya bukan Digo langsung yang mengundangnya. Melainkan melalui Tristan.

"Wih! Kayaknya meriah amat nih pesta." Gumam Galang tersenyum ketika ia melihat dekorasi Taman yang telah disulap sedemikian rupa.

Begitu tiba, rupanya disana sudah ramai. Anak-anak Kelas 11 Fisika dan 11 Biologi yang menjadi rata-rata tamu pesta malam ini.

Immortal Creature (GGS Fanfiction My Version) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang