Era Baru

1.1K 52 38
                                        

3 Tahun Kemudian...

Sejak kejadian kekacauan itu, semua berjalan seperti biasa. Pihak-pihak yang bersembunyi tentunya masih aman semua. Termasuk bangsa serigala yang keberadaannya sama sekali tidak terjamah oleh Venossa. Sehingga Venossa mengerahkan beberapa pengawalnya untuk mencari mereka.

Lalu David, Tania, Hara, bersama satu gadis yang di rawat David pun hidup aman di Kota baru. Sejauh ini, mereka tentram saja.

Hara termenung di Kursi miliknya dalam Ruangannya. Tinggal di tengah perkotaan membuat mereka memilih tinggal di sebuah Mansion hasil jerih payah ketiga anak muda itu. Dan mereka tak dibayang-bayangi oleh ketakutan. Namun, kesedihan masih mereka rasakan.

Ceklek...

David memasuki Ruangan sang ayah. Melihat ayahnya termenung begitu, David bertanya, "Ada apa, ayah?"

Lamunan Hara buyar. Ia tersenyum melihat kedatangan salah satu putranya, "Tidak apa-apa, David."

"Apa ayah memikirkan Galang?" Tanya David menebak.

Hara mengangguk, "Sejujurnya ayah masih belum percaya jika Galang meninggalkan kita lagi. Ada satu hal yang membuat ayah yakin itu."

David mengernyit bingung, "Apa itu?"

Hara bangkit. Ia lekas mengambil sesuatu didalam laci nakas. Terlihat sebuah kota kecil di tangannya. Hara pun membukanya.

"Apa yang kamu lihat didalam?" Tanya Hara.

"Tidak ada, ayah!" Jawab David.

"Itu dia! Kotak ini seharusnya berisi krystal peninggalan dari setiap pemimpin serigala. Dan itu hanya bisa di simpan oleh setiap pemimpin serigala secara turun temurun. Namun, ada juga yang tidak bisa menggunakannya, contohnya ayah. Makanya ayah hanya bisa menyimpannya. Pemimpin yang bisa menggunakannya adalah pemimpin yang bisa menerima Krystal itu didalam jantungnya. Sehingga pemimpin itu akan memiliki kekuatan yang besar." Jelas Hara.

"Lalu?" Bingung David.

"Saat ayah sekarat setelah melawan Volturi, dibawah alam sadar ayah, ayah khawatir jika ayah tidak akan selamat. Makanya ayah segera mewariskannya pada Galang melalui alam mimpi. Di mimpi itu, ayah berhasil memasangkannya didalam jantungnya. Itu artinya, Galang adalah pewaris calon pemimpin yang bisa menggunakan krystal itu. Namun, ketika ayah bangun, rupanya kabar Galang telah tewas yang malah ayah dengar. Dan ayah merasa kabar itu tidak mungkin." Jelas Hara lagi.

"Kenapa?" Tanya David penasaran.

"Karna kalau Galang memang tewas, seharusnya krystal itu kembali pada ayah. Tapi nyatanya tidak?" Ucap Hara.

David terkesiap. Entah mengapa, ia seolah mempunyai harapan tentang Galang.

"Kalau Galang memang masih hidup, itu adalah kabar yang baik, ayah!" Ucap David senang.

Hara mengangguk, "Benar! Ayah yakin jika Galang masih hidup. Untuk saat ini, biarlah ini menjadi rahasia kita dulu."

***

3 tahun sudah berlalu membuat mereka yang dari Jaman SMA, kini sudah memasuki jenjang Kuliah. Karna Angel kini malah bersama keluarga Agra, alhasil circle dalam bangsa serigala hanya tersisa Sissy, Digo, Excel, Tino, dan Vino.

Alasan Angel memilih ikut bersama sang kakek, karna nyatanya David dan Sissy malah meninggalkannya. Apalagi, Hara tiba-tiba menghilang dari bangsa serigala.

Padahal, Sissy bukan tidak kembali ke Wilayah serigala. Melainkan, ia harus bertanggung jawab akan perbuatannya pada Digo. Sehingga Sissy harus merawat Digo yang masih vampir untuk sembuh terlebih dahulu dan itu tidak di Wilayah baru serigala. Begitu sembuh, Digo menjadi pemilik dua darah seperti Thea. Karna ia mencintai Sissy, dengan mantap sekarang Digo memihak pada bangsa serigala, dan mereka akhirnya kembali pada Wilayah itu.

Immortal Creature (GGS Fanfiction My Version) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang