Masuk ke dunia novel dan jadi antagonis, sudah biasa. Tapi nyangka nggak si, kalau seorang aeri harus jadi antagonis di novel bl. Ini semua berawal dari karin, sohib absurd aeri yang mendadak gabut bikin novel bl. Entah ke sialan apa yang menimpa ga...
Haloo guyss, berhubung aku belum bisa update ke jalan ceritanya. Aku update ini dulu yawww😍🥰😘🛐
Gisell menatap ponselnya, menatap jam yang menunjukkan pukul dua dini hari. Ia tidak bisa tidur, rasanya semangatnya terlalu menggebu-gebu menunggu pagi menyingsing menunjukan sinarnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gisell terkikik, membayangkan jika salah satu dari mereka sampai ada yang dikubur pada pasir pantai. Pasti menyenangkan. Ia mulai memejamkan matanya, berharap kantuknya akan segera datang.
Mereka sudah janjian akan kumpul dirumah Shota, karena anak itu yang akan membawa mobil. Eeiittss, tenang saja, Shota sudah punya surat izin mengemudi kok!
. . . .
"Kak Jijel!! Cepet woyy!!" Teriak Shaka dari teras rumah karena kakaknya itu tak kunjung nampak batang hidungnya.
Biasalah, anak perempuan.
"ESOK YASHA LO JUGA CEPET YA!!" Teriak Shaka lagi berdecak sebal.
"Ngomel-ngomel mulu! Cepet tua lo!" Kata Gisell yang akhirnya keluar sambil menggerutu.
"ESOK LAMA TINGGAL YAA!!" Ancam Gisell yang tak kunjung sabar menunggu Esok bersiap-siap.
Shaka mendelik, padahal baru menunggu Esok dua menit. Apalah Shaka yang menunggu mereka berdua selama setengah jam.
"Sabar kali! Panggilan alam ini, kan nggak lucu kalau gue cepirit ditengah jalan" Sebal Esok mendengus dan menatap keduanya kesal.
"Jorok!" Gisell memukul kepala Esok, membuat empunya cengengesan.
"Udah ayo, bang Sho udah nunggu ini. Lo pada lelet banget dah!" Omel Shaka sembari mengambil alih tas yang Gisell bawa.
Gisell tersenyum senang, ia menggandeng lengan Shaka sambil mengucapkan terima kasih dengan penuh haru.
"Gue?? Shak, tas gue bawain juga dong!!" Gurau Esok meledek Shaka yang sedang perhatian pada kakaknya.