DARK FANTASY-ROMANCE-URBAN-MATURE 🔞
Laut Athes dan laut Auriga, dua laut yang berdekatan dengan dua warna berbeda. Suatu malam kecelakaan kapal besar terjadi, membuat dua laut itu dipenuhi kepingan bangkai kapal dan beberapa korban tak selamat.
Ke...
Sebelum itu, aku minta vote+komennya ya man teman ✌🏼
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Arizona Ocean Trader Co.
Suara bising yang berasal dari aktivitas para karyawan yang sedang mengetik menjadi pembuka pagi ini. Tampaknya sebagian dari mereka sangat sibuk bisa ditebak dari riuhnya suasana. Seseorang yang berpakaian rapi khas pria kantoran menyuruput kopi panasnya dengan sangat terburu-buru lalu, beranjak dari tempatnya semula, menuju rekan-rekannya.
"Apa kau serius, Lea?" ucapnya seraya merebut paksa mouse yang semula dikuasai penuh oleh Azalea yang akrab disapa Lea.
Kedua tangan Azalea membelokkan laptopnya agar mudah dilihat oleh James. Benar saja James mendapati sebuah e-mail dari Spellbound group yang berisi pemutusan kerja sama secara sepihak.
James mengepal tangan kekarnya. "Yang benar saja!"
"Proyek itu adalah proyek terbesar yang kita tangani," celetuk Bryan yang masih setia duduk di kursinya.
Azalea menekan kedua pelipisnya frustasi. Bagaimana tidak, baru saja ia dijanjikan naik jabatan setelah proyek ini berhasil. Akan tetapi, entah apa maksudnya perusahaan yang bekerja sama dalam proyek ini memutuskannya begitu saja.
Tim satu yang terdiri enam orang, Azalea sebagai ketua tim, berikut rekannya yang lain, baru saja mendapat angin segar karena spellbound group resmi menandatangi surat kerja sama dengan AOTC.
AOTC adalah singkatan dari Arizona Ocean Trader Co. Sebuah perusahaan industri yang dimanajemeni langsung oleh Amov. AOTC merupakan perusahaan yang mengolah hasil laut segar lalu kemudian bisa dijual sesuai dengan permintaan pasar.
"Lalu, apa yang akan kita lakukan?" tanya Bella—wanita yang suka menggigiti kuku jarinya saat gugup. Sekarang pun ia sedang melakukannya.
"Jangan sampai Pak Amov tahu tentang ini. Aku akan menanganinya. James, kau bisa menemaniku menemui Pak Daniel." Dengan terburu Azalea mengetik surat penolakan.
Bryan yang sejak tadi mengamati rekan-rekannya yang dikuasai kebingungan, "Apakah waktunya cukup, Lea? Pak Amov sebentar lagi datang," ucapnya sembari menilik jam tangannya.
"Jangan sampai raut wajah kalian seperti sekarang saat Pak Amov datang nanti." Azalea berucap tanpa menghentikan aktivitas mengetiknya.