AUTHOR POV.
5 tahun setelah kelahiran Jaddiene dan Renne...
Host:
" Selamat siang Jennie Kim Apa kabar mu hari ini dan apakah anda bahagia selama menjalani hidup mu?".
Jennie:
" Kabar ku baik dan tidak ada alasan aku untuk tidak bahagia didalam perjalanan hidup ku bersama Lisaku dan ke dua anak perempuan ku ".
Host:
" Tentang suami perempuan mu, Apakah dia masih sama perlakuan nya padamu setelah hampir 20 tahun menikah? ".
Jennie:
" Tidak pernah sekalipun ada perbedaan dia memperlakukan ku sampai saat ini ".
Host:
"Anda sepertinya sangat bahagia ya! Wajah anda sangat berseri - seri dan mata anda sangat berbinar! Baiklah selama menjalani problematika kehidupan yang sangat berbahaya bersama pasangan mu, Mengapa anda terlihat tidak pernah mendapatkan luka yang berarti, jikapun ada itu hanya memar sedikit atau goresan yang sangat amat ringan?".
Jennie:
"Banyak orang yang berfikir bahwa aku adalah beban Haha! Mereka tidak pernah salah juga. Tetapi, mau bagaimana lagi aku memang di cintai secara ugal-ugalan oleh Lisa jadi pada intinya dia tidak akan pernah rela jika aku terluka dan akan selalu memastikan diriku baik-baik saja. Jadi, untuk mereka yang berfikiran bahwa aku beban selama kami menghadapi tantangan dan masalah di hidup kami, mungkin mereka belum merasakan dicintai secara gila-gilaan oleh seseorang. Itu saja ".
Host:
"Apa kau sangat bangga memiliki Lisa dalam hidup mu?"
Jennie:
"Bagaimana tidak? Impian setiap perempuan pasti ingin di ratukan oleh pasangan nya dan aku adalah salah satu wanita yang beruntung yang mendapatkan hal itu"
Host:
"Kami sangat percaya itu benar dari wajah mu yang sampai sekarang masih tampak terlihat muda. Lalu, apakah kau berpikiran untuk mengkhianati nya seperti berselingkuh?".
Jennie:
"Apakah aku terlihat rela kehilangan Kemewahan dalam hidup hanya untuk mendapatkan kehancuran?".
Host:
"Baiklah sudah jelas jawabannya. Bagaimana pendapatmu Lisa? Ini seringkali terdengar konyol bagi seorang pasangan yang sudah berumah tangga, tapi apakah kau pernah merasa jengkel dengan istrimu dan apakah pernah ada momen kau makan hati ketika terus memperlakukan istrimu bak ratu?".
Lisa:
" Boleh pertanyaan ini di pertanyakan disaat istriku tidak disini?".
Semua audiens yang menonton pun tertawa.
Lisa:
"Maaf aku hanya bercanda! Manusiawi pasti kadang ada saatnya aku sedikit kesal ketika dia sudah rewel ehe.. maafkan aku hon! Tetapi aku sadar diri bahwa aku sangat mencintai nya dan dia pun sangat mencintai ku. Jadi, aku tidak sampai hati untuk mengambil itu menjadi terlalu personal dan marah kepadanya atau apapun itu karena aku paling tidak mau mengecewakan hati seseorang yang sudah menganggap ku adalah rumah nya, kenyamanan nya dan tempat nya untuk menjadi dirinya sendiri juga tempatnya berlindung. Dia sudah sangat mempercayai ku menjadi seseorang yang sepenting itu dalam kehidupan nya. Jadi, tidak ada alasan aku untuk berkeberatan untuk hal apapun demi nya".
KAMU SEDANG MEMBACA
My Savior 2
FanfictionUntuk kalian yang baru baca cerita ini langsung yang ke dua. Silahkan baca terlebih dahulu My Savior season pertama terima kasih 🙏🙏🙏 So... Author gak akan kasih sinopsis apapun biar kalian penasaran dengan action romance nya JENLISA.
