015

53.4K 2.4K 66
                                        

Gue udah keringet dingin sekarang.

Dia mulai merogoh kantung kiri rok gue.

"Om apa-apaan sihhh!!" pekik gue karena gak terima dengan perlakuan gak senonohnya.

"Saya bakal kasih hpnya!" teriak gue dan dia langsung menghentikan aktivitasnya.

Gue langsung melepas paksa tangan kirinya yang memegangi tangan gue.

"Nih,puas!" kata gue setelah menemukan ponsel gue di saku kanan rok gue dan melemparnya ke arah dada om Rey. Gue langsung mendorong badannya agar menjauh dan masuk ke dalam kamar.

Setelahnya gue hanya menangis disana, gue kesel, takut, panik dan gak percaya sama perlakuan om Rey yang brutal kayak barusan.

Gue pengen pulang, pengen kehidupan gue sebelum perjodohan absurd ini terjadi.

Pengen rasanya kabur dari sini.

Belum nikah aja udah kayak gini, gue gak bisa bayangin giamana nanti kalau udah nikah sama dia.

Gue pokoknya pundung sama dia,kamar gue kunci bodo amat mau dia tidur dimana.

🌂

Gue membuka mata karena terbangun tiba-tiba, entah apa yang membangunkan gue.

Gue merenggangkan badan gue dan langsung bangkit dan menuju kamar mandi serta bersiap untuk sekolah.

Sekitar 45 menit gue siap-siap dan jam sudah menunjukkan pukul 05.30

Gue langsung keluar.

Buset, sepi amat kayak hati.

Gue celingak-celinguk liat kiri dan kanan, lampu masih pada mati.

Ini si om Rey mana lagi?

Gue berjalan menuju ruang tamu dan menemukan om Rey masih tidur meringkuk di sofa dengan balutan kemeja putih dan celana hitam yang kemarin ia gunakan dan hp gue ada diatas meja ruang tamu yang langsung gue ambil.

Siapa suruh jahat sama saya, tidur diluar kan jadinya!

Gue menoel lengan om Rey guna membangunkannya.

"Om bangun om, udah setengah enam nanti terlambat" kata gue yang gak digubris sama dia.

"Om! Bangun ihh" kata gue sambil menoelnya lagi.

Namun dia tetap terdiam dan gak bergerak sedikitpun.

"Om, gak lucu om kalau nanti kita telat! Om kan ngajar jam pertama!" kata gue sambil menggoyangkan badannya.

Namun dia tetap sama, masih menutup matanya.

"Om, gak lucu om. Saya gak bercanda! Om bangun om!!!"

Fak... Dia mati? Nggak kan?
Dia gak mungkin mati karena tidur di luar semalaman kan?

Ya, gue tau cuaca lagi gak bersahabat semalem dingin banget.. :(

"Masa om mati disaat belum nikahin saya?! Om bangun om, jangan mati sekarang saya belum siap om!!"


Sumpah panik banget ini, mana badannya panas banget lagi. Jadi merasa bersalah banget ini yaampunn.

Kan gak lucu kalau nanti ada berita 'seorang pria ditemukan tewas di ruang tamu karena dikunci oleh wanita yang diketahui sebagai calon istrinya'?

"Ommm" gue udah pasrah cuman bisa nangis doang.

Tiba-tiba ada tangan yang ngapus air mata gue.

"Berisik kamu" kata dia lirih.

Gue langsung melihat ke arah om Rey yang udah membuka matanya.

"Om :(,, saya kira om gaakan bangun" kata gue dengan muka sedih.

"Giamana saya gak bangun setelah denger suara kamu?" kata dia sambil berusaha duduk gue langsung reflek bantuin dia bangun.

"Om tidur dikamar aja" kata gue.

"Jadi saya udah boleh masuk kamar?" tanya dia yang membuat gue menunduk.

"Lagian itu salah om! Siapa suruh bikin saya marah kemarin" cicit gue.

Dia malah terkekeh.

"Abisnya kamu juga, jam 7 malem udah pulang. Kamu bukan bayi atau anak kecil seharusnya tau kalau jam 7 tuh sudah malam" kata dia sambil menekankan setiap katanya.

"Kan mulai lagi, ngomel aja terus sampai patrick temenan sama plankton!" kata gue kesel.

Dia cuman ketawa.

"Ya udah sana ke sekolah saya bisa sendiri" kata dia sambil mencoba bangkit tapi jatoh lagi membuat gue reflek nahan dia.

"Saya sekolah terus ninggalin om yang sok kuat ini gitu?" tanya gue.

Dia cuman diem.

Gue membantu dia berjalan ke arah kamar dan membaringkan dia dikasur. Gue langsung mengatur selimutnya agar badan dia tertutup sempurna oleh selimut.

"Bentar ya om saya buatin bubur dulu sama teh anget" kata gue.

Tiba-tiba dia nahan tangan gue dan narik gue, sehingga gue tertarik kearahnya.

Dia langsung membawa gue kedalam pelukannya.

"Cukup kamu aja ada disini, saya gak butuh yang lain"

-----

Om Rey sama gue aja bisa kali,ya?
/plak/

Jangan lupa voteee and comment 💞💞💞





Om. ✔[COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang