Thx for 1k followerss 😭😭
Rey sudah sampai di parkiran, dia mengecek kantung jasnya dan tidak menemukan kunci mobil disana.
"Pasti jatoh pas bicara sama Mylea tadi"
Pria dua puluh tujuh tahun itu segera kembali menaiki lift.
Tiba-tiba saja perasaannya tidak enak.
Dia menyusuri lorong dan dia tiba di depan pintu apartment Ferdi.
Pintunya tidak dikunci.
Atau lebih tepatnya rusak, seperti habis dibanting.
Dia masuk dan menemukan kunci mobilnya jatuh di dekat rak sepatu.
"Tolon-nghmngh"
Suara itu langsung membuat Rey terbelalak.
Dia tahu suara itu milik siapa.
Siapa lagi kalau bukan Myela, istrinya.
Dengan cepat Rey langsung menuju sumber suara.
🌂
Brak.
Pintu kamar kak Ferdi terbuka begitu saja membuat Ferdi menghentikan aktifitasnya yang sudah hampir menembus pertahanan milik Mylea
"shit" Ferdi mengumpat.
Mylea melihat ke arah sosok yang mendobrak pintu. Dia Om Rey.
Secepat kilat Rey melayangkan satu tonjokkan di wajah Ferdi dan dia langsung terjatuh dari tempat tidur.
Rey kemudian membalut tubuh Mylea yang nyaris tidak menggunakan apa-apa ini dengan selimut.
"Kamu mau ngelakuin apa sama istri saya?!" bentak Om Rey sambil mengangkat tubuh Ferdi supaya dia berdiri tegap.
"Mempertahankan milik saya?" jawab Ferdi lantang.
"Milik kamu? Apa kamu tuli? Dia istri saya!" jawab Rey.
Wajahnya sudah berubah menjadi merah padam.
Ini pertama kalinya Rey bisa semarah ini sampai tak bisa mempertahankan ekspresi dingin bak es miliknya.
Wajahnya memerah buku-buku tangannya memutih.
"Tapi dari yang saya lihat, anda bahkan gak memperlakukan istri anda dengan baik"
"Lebih baik dia jadi milik saya!" bentak Ferdi.
Satu tonjokkan melayang diwajah tampan Ferdi.
Sudut bibirnya mengeluarkan cairan merah pekat.
Ferdi tertawa keras.
"Apa? Emang benarkan anda tidak bisa mempertahankan milik anda, biar saya yang lakukan"
"KEPARAT!!" Rey menghajar Ferdi.
Rey tak henti-henti memukuli wajah ferdi hingga wajah pria itu babak belur.
Ferdi mencoba membalas namun entah bagaimana kekuatan Rey jauh lebih besar daripada kekuatannya sehingga percuma ia melawan.
Ferdi sudah hampir tak sadarkan diri, luka diwajahnya benar-benar parah.
Mylea yang melihat itu langsung mengenakan baju seadanya dan langsung memeluk Om Rey dari belakang.
"Udah!"
Pekik Mylea membuat Rey menghentikan aktifitasnya.
Dia melepaskan Ferdi yang sudah tersungkur di lantai dengan wajah penuh luka dan setengah sadar.
"Om gak berniat bunuh dia kan?!" tanya Mylea.
"Berniat" Rey geram.
Dia masih menatap pria itu penuh benci.
"Jangan lancang sama istri saya! Perbuatan kamu gak akan saya maafkan" Rey membuka jasnya kemudian menutupi tubuh Mylea.
"Percuma saya sudah nolongin kamu waktu itu. Ternyata memang, sekalinya orang jahat memang tetap akan menjadi orang jahat" Rey merangkul Mylea dan bergegas pergi dari tempat itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Om. ✔[COMPLETED]
General FictionMylea Dewangga, gadis 16 tahun yang secara tiba-tiba dijodohkan oleh kedua orang tuanya diusianya yang masih belia. Hal itu tentu menjadi kesulitan dan pergumulan tersendiri bagi Mylea. Disaat teman-temannya memikirkan tentang pelajaran, dia harus m...
![Om. ✔[COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/127396248-64-k262755.jpg)