ruangan yang menyempit
mencekikku hingga berlubang
kegelapan kembali mengisinya
malam memelukku dalam kerapuhan
mataku sedikit berair, cukup
tak ada lagi hati yang bisa kau buka
bergegaslah pada yang hilang
luruh sebelum menelanku lagi dan lagi
di ruang kecil ini, perasaanku menekan segala yang sepi
seperti keterasingan yang merangkulku kembali
ke dalam dirinya yang begitu intim
rasa takut akan kehilangan yang pada akhirnya,
menghilangkan seluruh inginku
Di dalam sini, dua kegelapan berkecamuk
entah di mana aku akan berada
aku hanya ingin melelapkan tubuhku
menyelubungi diri dengan kamar ini
kegelapan yang begitu memeluk
