Serasa pagi,
Membangunkanku
dari mimpi yang biasa
Aku memandangi sekeliling
Temaram lampu
Warna biru gelap tembok
Baju-baju yang tergantung
Buku-buku yang menatapku
Suara waktu dari para binatang
Musim menjadi hujan
Bau tanah dan segala yang basah
Merembes ke tulangku
Dan punggungku yang nyeri
Kedua kaki yang tampak aneh
Jemari tangan yang aku
permainkan di udara
Suara napas yang terdengar lembut
Mencuri mataku yang masih mengantuk
Memejamkan kenangan sejenak
Mengusir apa yang mengerutkan hati
Mengambil udara ke paru
Bergumam
Seandainya aku bisa tidur lagi
Pagi yang basah
Dingin, sangat dingin
Kokok ayam bersahutan di sekitar telingaku
Kota ini akan berserakkan dengan manusia lagi
Sebelum matahari mencapai kulitku
Aku ingin menikmati jalanan
Bau udara dan sedikit rasa keterasingan
Mungkin,
Aku bisa sedikit tersenyum
