149

9 1 0
                                        

Ada yang naik serupa kabut ke tenggorokanku. Bayangan tipis ketidakhadiran dan cemas yang mulai menapaki perut yang gelisah akan suasana yang berderap masuk dalam putaran angin tembok-tembok yang melapuk.

Berusaha memamahku pada rasa sepi yang tiada waktu. Menggerogoti kewarasan yang berdiri ragu di pojok kaca yang memantulkan rasa ngeri bagi dirinya sendiri. Bagi diriku. Laki-laki yang mulai menyerah pada  duka lambung. Kebosanan hidup yang lebih bertahan daripada harapan yang terlalu muluk akan semacam kegembiraan.

Kota ini mungkin akan membuat jantungku melepuh jika aku terlalu lama di dalamnya. Nyeri tubuh yang menjalar hingga ketepian mimpi. Rasa haus akan lelah dan derita yang menuju pada jejak kaki yang membias gelap. Malam yang memantulkan rasa sakit yang tak bisa aku tahan oleh kedua tangan dan mata yang kian membeku.

Aku berdoa pada kematianku sendiri. Pada cicak yang menaruh masa depannya antara dinding samar di kala sunyi. Kulit yang menghangat oleh air yang jatuh pada kain yang menatap rongga dada. Suara pendek jemari yang meregang pada kipas yang bertaut cahaya lampu, dalam dengung dan gemeretak punggung.

Rasa asing menenggelamkanku pada ruang hampa serupa neraka. Di tengah keramaian yang begitu dingin dan mengambang. Aku terperangkap pada perjalanan yang tak pernah selesai. Mengembara dari satu ruang ke ruang yang lain. Kehilangan arti dari berdiam. Jalanan yang kian jauh dari rumah yang tak ingin lagi aku singgahi.

Aku lelah. Aku ingin berhenti pada mulut danau dan lembat sempit yang menghilangkan keberadaanku.  Menunggui batas yang tak lagi bisa aku tanggung. Kengerian dari hidup yang tak lagi dicintai. Maut yang memutar wajahnya hanya untuk menemukanku.

Jika waktunya nanti tiba. Aku ingin menulis puisi di antara dua celah dan tiga kedipan dahaga. Menaruh sisa terakhir dari diriku pada rongga lelaut. Pepohonan yang menunduk bisu kepada lelaki yang meriwayatkan kisah sedihnya untuk dirinya sendiri.

***

Pekanbaru, Riau

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 06, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

AKU, DAN BENTANG HAMPACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang