29. Still Want You

2K 205 10
                                        

"Woi! Kalian berdua ngapain di sana? Ini sekolah, bukan tempat pacaran!!"

Dengan keterkejutan, mereka berdua seketika menoleh ke sumber suara yang baru saja berteriak nyaring. Alis keduanya tertaut, melihat seorang gadis berseragam sama seperti mereka berdiri berkacak pinggang sambil tersenyum.

"Adeknya Jungkook?"

"Jeon Heejin?"

Heran Jimin dan Rose secara bergantian. Sementara itu, Heejin kini mendekat ke arah kakak kelasnya itu.

"Njir, gak sopan banget nih bocah. Pasti belajar dari kakaknya," gumam Jimin menatap Heejin secara terang-terangan.

"Um, kak Rose kan?" tanya Heejin dan diangguki oleh Rose, "salam kenal ya, kak." lanjutnya, sembari mengulurkan tangannya.

Rose dengan agak heran menerima uluran tangan tersebut. Oh, mereka saling berjabat tangan selama beberapa detik. Rose tahu jika Jungkook mempunyai adik namun ini pertama kali mereka bertemu.

"Oh iya Heejin, kamu ngapain disini?" tanya Rose.

"Aku–"

"Mergokin gua sama Rose ya?" tuduh Jimin memotong ucapan Heejin.

"Dih, siapa yang mergokin sih. Orang cuma mau lewat aja, tiba-tiba liat kalian. Masih untung aku sapa," kata Heejin nyolot pada Jimin. Persetan Jimin kakak kelas atau senior, teman kakaknya bisa menjadi temannya juga.

"Itu mulut bisa sopan dikit gak sih bicaranya? Gua ini senior lo!" ketus Jimin.

"Maaf, tapi muka kak Jimin ngeselin tau gak!"

Sementara itu, Rose hanya geleng-geleng kepala melihat perdebatan keduanya.

Flashback on

Sejak Rose keluar dari kelas tadi, sebenarnya Jungkook diam-diam mengikuti gadis itu. Ia berhenti di ujung lorong sembari mengintip dari balik tembok melihat Rose yang sudah duduk di sebuah bangku taman di bawah pohon rindang.

Baru saja Jungkook beranjak satu langkah, ia tiba-tiba berhenti seketika saat melihat Jimin datang dari arah lain menghampiri Rose dan duduk di sebelah gadis itu. Niatnya ia urungkan dan memilih tetap berdiri disana dengan perasaan berkecamuk

"Ku menangiiiss membayangkann betapa kejamnya dirimu atas dirikuuu .... "

Pandangan Jungkook teralih pada suara yang berasal dari samping kanannya. Ia melihat tubuh gadis yang lebih pendek darinya tersenyum mengejek padanya.

"Kasihan amat, cuma mengagumi dari jauh," ledek Heejin pada Jungkook.

"Ngomong apaan kamu? Siapa yang mengagumi siapa?" balas Jungkook tanpa berani menatap mata adiknya.

"Abang ngapain disini?" tanya Heejin kemudian.

"Ya gapapa, cuma cari angin aja."

"Abang suka sama kak Rose, 'kan?"

Pertanyaan itu berhasil membungkam Jungkook selama beberapa saat. Pikirannya serasa melayang entah kemana. Ya, jawabannya sudah sangat kentara, jelas Jungkook menyukai Rose.

"A-apasih? Jangan ngelantur deh. Mending kamu masuk kelasmu, sana!" protes Jungkook sambil mendorong tubuh kecil Heejin.

"Iya santai dong, gak usah dorong-dorong! Ini juga udah mau pergi kok," balas Heejin.

Namun, bukannya berbalik lalu menuju kelasnya, Heejin malah menghampiri Jimin dan Rose membuat Jungkook melotot tak percaya melihat tingkah berani adiknya itu.

"Eh, bangke! mau kemana lo?" teriak Jungkook tertahan tetapi Heejin sama sekali tak menghiraukannya.

"Woi! Kalian berdua ngapain di sana? Ini sekolah, bukan tempat pacaran!!"

Just Friend [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang