Ting! Line chat!
KangSeulgi
Rose, ada yang mau aku omongin ke kamu. Besok kita ketemu di cafe biasa
Park Rose
Iya
Read
"Tumbenan. Mau ngomongin apa coba sampai harus ke cafe segala," celoteh Rose yang tiba-tiba mendapat pesan dari Seulgi.
"Huff perasaan gua makin gak jelas, apa gua ungkapin semuanya aja ya? Tapi Jimin punya pacar!" pikir Rose frustasi.
"Ah. Pusing gua." Rose kemudian merebahkan badannya di kasurnya yang empuk.
"Ok fix gua bakalan ungkapin semua perasaan gua ke Jimin. Seulgi? Bodo amat!" Rose mengambil nafas panjang lalu bangun dari posisi rebahnya
Park Rose
Jim, temenin gua jalan ke tamkot dong.
Sekarang!
Jimin Gans
Eh bangke gak bisa nanti aja apa?
Gua ada janji nih ama Seulgi
Park Rose
Ada yang mau gua omongin, plis ini penting
Jimin Gans
Iye dah. Gua siap-siap dulu
Read
"Rose gini amat jadi orang. Gua kan ada jadwal kencan sama Seulgi," kesal Jimin sambil mengambil kemejanya.
Jimin kemudian memutuskan untuk menelpon Seulgi untuk memberitahu kalau kencan mereka ditunda dulu.
"Halo, Seulgi."
"Iya Jim, kamu di mana sekarang? Aku udah nunggu nih."
"Maaf banget Seulgi, tapi kayaknya aku gak bisa nemuin kamu malem ini. Aku ada janji. Besok aja ya?"
"Yah, padahal aku udah ada di cafe."
"Maaf banget. Kamu pulang aja, aku pesenin taksi."
"Hm iya deh, gapapa kok."
"Iya."
Tuttt.
Setelah sambungan telepon mereka terputus, Jimin langsung buru-buru ke rumah Rose dan benar saja Rose sudah menunggu Jimin diteras rumahnya.
"Ayo cepetan!" kata Jimin.
"Nih kunci motor, keluarin dari bagasi!" perintah Rose.
Jimin langsung mengeluarkan motor dari dalam bagasi rumah Rose dan mereka berdua akhirnya menuju ke tempat tujuan.
Di tamkot
"Kenapa buru-buru amat sih? Pake ngebut segala lagi." Rose menatap Jimin sebal sambil mempoutkan bibirnya.
"Mendung bego! Kalo hujan gimana? Emang lo mau kehujanan?" tanya Jimin tidak santai membuat Rose terdiam.
Mereka berdua akhirnya duduk disebuah kursi taman. Tak seperi biasanya, hari itu tampak sepi karena mendung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Just Friend [END]
RastgeleFOLLOW SEBELUM MEMBACA. Bagaimana jika persahabatan yang di bina sejak lama perlahan akan hancur begitu saja hanya karena perasaan sepihak? Namun, siapa yang salah? Tidak ada. Nyatanya perasaan itu tumbuh begitu saja tanpa tahu kepada siapa ia singg...
![Just Friend [END]](https://img.wattpad.com/cover/164308822-64-k988851.jpg)