Allah SWT berfirman:
اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِ
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,"
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 190)
الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًا ۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 191)
_______________________
Terdengar sebuah suara yang bersumber dari benda persegi panjang diatas meja itu. Sudah beberapa kali alarm dari ponsel Ivanna berbunyi tapi tak kunjung membuat sang empu ponselnya terbangun.
Dibawah gulungan selimut yang sangat hangat itu, tersembunyi seorang gadis yang masih terlelap dengan wajah yang tenang.
Ponselnya terus berdering membuat perempuan itu mulai mengerjapkan matanya membiaskan cahaya yang ada disekitar.
Ia bangkit dari ranjangnya menghampiri benda persegi panjang dengan warna rose gold itu yang masih saja berbunyi.
Dengan langkah sempoyongan, akhirnya ia berhasil menjangkau ponselnya dan segera mematikan alarm yang masih berbunyi itu. Ia melihat jam yang tertera di layar ponselnya pukul enam pagi waktu Rusia.
Ivanna bergegas untuk mandi, walaupun dengan keadaan sedingin ini, ia akan tetap mandi karena itu sudah menjadi kebiasaannya.
'Mandi air hangat? ide yang bagus' pikirnya dan segera keluar dari kamarnya menuju kamar mandi.
***
Ivanna keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang jauh lebih fresh dengan baju kaos dan celana trainingnya. Ia berjalan menuju tas kopernya dan mengambil hairdryer yang ia simpan didalam.
Setelah mendapatkan yang ia cari, Ivanna pun melangkah kembali ke kamarnya. Baru saja tiga langkah, Ivanna memutar kembali tubuhnya berjalan menuju tas koper berwarna navy itu.
"Oke, acara hari ini beres-beres kamar dan cari makan, and then belanja buat keperluan dapur." Gumamnya sendiri dan menarik koper itu masuk kedalam kamarnya.
_________
Ivanna menatap kamarnya yang telah selesai dirapikan dengan pandangan puas.
Matanya kemudian menatap kearah jam yang ia bawa dari rumahnya dan sudah ia setting waktu Rusia itu. Pukul delapan pagi.
Ia kembali membuka lemari dan mencari pakaian yang cocok untuk ia bawa keluar hari ini. Dan pilihannya jatuh kepada celana levis hitam dan kaos lengan panjang berwarna coklan yang bahannya agak tebal, tak lupa ia mengambil palto berwarna hitam. Ivanna berjalan keluar kamarnya sambil memakai paltonya itu, dan mengambil sepatu berwarna coklat di rak yang sudah ia tata tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY PERFECT HUSBAND (Revisi)
SpiritualCinta itu rasa yang tidak pernah bisa diterka pada siapa dia akan berlabuh, yang datang karena terbiasa bersama atau bisa jadi karena hal yang lainnya. Semua yang terjadi di dunia ini adalah atas izin dari sang maha Pencipta begitupun pertemuan anta...
