15. KELUARGA BARU

27.3K 2.1K 116
                                        

H A P P Y   R E A D I N G

"Persahabatan adalah benang emas yang menghubungkan seluruh hati di muka bumi ini."

🌻

"Alya,"

Alya menoleh ke samping, membuat Rafa tersenyum kala melihat wajah sempura gadis yang ada di hadapannya ini.

"In the dark life, i found you." Bisik Rafa tepat di pinggir telinga Alya.

Bersamaan dengan itu, tubuh mungil Alya tumbang dalam pelukan Rafa.

"Alyaa, bangun Al!" kata Rafa yang mulai panik, lalu lelaki itu langsung membopong tubuh Alya ala bridal style.

Rafa berlari di tengah hujan, sampai ada sebuah mobil yang ada di depannya. Tidak ingin kehilangan kesempatan, Rafa segera memblokir jalanan dengan tubuhnya, membuat sang pengendara refleks menginjak remnya.

Pengemudi itu membuka kaca mobilnya. "Kenapa ya, dek?" tanyanya ramah.

"Tolong teman saya pak, dia pingsan. Tubuhnya sudah menggigil, saya kesini pakai motor." Rafa menunjuk motor ninja kesayangannya yang ada di seberang jalanan.

"Mari masuk," ajak sang pengemudi.

Rafa tersenyum lega, lalu mengangguk. "Terima kasih pak!"

Di sepanjang perjalanan, Rafa terus memeluk tubuh dingin Alya. Sesekali Rafa mengusap lembut rambut Alya yang juga sudah basah kuyup akibat air hujan.

Kata-kata Salma hari itu kembali terlontar di pikiran Rafa, 'Fisik Alya tuh nggak sekuat kita Raf, tolong jaga dia'. Kemudian ia merutuk kecil, merasa bodoh karena tidak bisa menjalankan amanat itu.

"Sudah sampai," kata sang pengemudi.

Rafa segera tersadar dari lamunannya, dan langsung membawa Alya keluar dari dalam mobil. "Terima kasih banyak, pak!" ucap Rafa sembari menunduk sopan.

Sang pengendara itu mengangguk. "Semoga lekas membaik ya, teman kamu."

Rafa hanya tersenyum, lalu membawa Alya kedalam rumah mewah itu. Saat ingin membuka pintu utama rumah Alya, Rafa jadi menggeram kesal karena rumahnya terkunci. Lelaki itu menaruh tubuh Alya pelan, lalu merogoh celana jeans nya untuk mengambil ponselnya.

Rafa segera mencari kontak Ethan, karena mungkin lelaki itu sedang bersama kekasihnya Dinda, sahabat Alya.

"Halo? Kenapa Raf? Gue mau minta maaf soal tadi gue nonjok lo, gue kelepasan. Beneran ngga—"

"Ck gue ngerti, udah gak usah dibahas! Sekarang lo lagi sama Dinda?" tanya Rafa cepat.

"Gue baru mau jemput dia ke sekolah, doi baru selesai latihan cheers. Kenapa? Ada masalah?"

Rafa mengangguk. "Alya pingsan, tadi gue sama dia main hujan. Tanya ke Dinda, Alya suka naro kunci dimana. Dan lo ke sini cepetan!"

"Oke gue otw. 15 menit adik Rio haryanto sampe rumah neng Alya!"

Rafa pun langsung mematikan teleponnya secara sepihak, lelaki itu kini berjongkok di hadapan Alya dan menggenggam hangat lengan gadis itu.
"Al bangun, gue khawatir."

Setelah 15 menit berlalu, Ethan dan Dinda sampai di depan rumah Alya. Dinda langsung berlari dan merogoh tas sekolah Alya yang tadi di bawanya.

"Cepet angkat dulu," suruh dinda sedikit panik.

BAD RAFA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang