H A P P Y R E A D I N G
"Dia bukan pesimis, tapi berpikir logis. Jika masih ada seseorang di hatimu yang masih terasa manis, peluang dia mendapatkanmu pastilah tipis."
🌻
Rafa mencengkram bahu Natasya kuat, lelaki tampan bersurai hitam itu menatap gadis yang ada di hadapannya ini dengan tajam, dan mendesis ketika melihat Natasya yang malah menatapnya tanpa takut.
"LO!" Rafa menunjuk Natasya geram. "Udah gue peringatin berapa kali? Kalau jangan macem-macem sama gue!" bentaknya.
"GUE NGGAK AKAN LEPASIN LO!" teriak Natasya membalas ucapan Rafa.
Rafa mendengus keras. "Pembohong! Ini semua rencana lo kan? Lo nyuruh gue datang kesini dengan alasan lo mau pamit sama gue untuk terakhir kalinya, tapi lo juga nyuruh Alya untuk datang kesini? Iya?!" tanya Rafa tajam.
Natasya tersenyum miring lalu mengangguk. "Kalau iya, kenapa? Gue juga udah bilang kan, gak mudah lepas dari gue Rafa!" Natasya membalas tatapan tajam Rafa tanpa takut.
BUGH!
Rafa menonjok dinding kokoh yang tepat berada di samping wajah cantik Natasya. "BITCH!" desis Rafa.
Natasya mulai menangis melihat perlakuan Rafa terhadapnya. "LO JAHAT RAFA!" teriaknya di sela-sela isakan gadis itu.
"Gue gak akan mulai, kalau lo gak mancing gue! Berhenti sekarang, atau gue bakal buat yang lebih dari ini kedepannya." Ujar Rafa memperingati.
Natasya mendongak, mata cokelatnya menatap Rafa dengan sorot penuh luka. "Apa kita udah gak bisa kayak dulu lagi? Apa nama gue udah benar-benar hilang di hati lo Raf? Apa gue segitu hinanya untuk bisa bersanding sama lo lagi?" tanya Natasya lirih.
"JANGAN SAMAIN SEMUANYA KAYAK DULU!" bentak Rafa sembari berteriak murka.
"BENER KAN GUE BILANG, SEMUA INI GARA-GARA ALYA, WANITA JALANG ITU BERHASIL REBUT LO DARI GUE!!"
PLAK! Sebuah tamparan berhasil mendarat di pipi mulus gadis itu.
"Jaga omongan lo, derajat Alya lebih tinggi dari lo!" peringat Rafa.
Lelaki itu kembali mencengkram bahu Natasya kuat. "Denger baik-baik perkataan gue. Lo harus berhenti nyebut gue sebagai milik lo Natasya, karena gue gak pernah memulai atau pun menjalin hubungan sama lo,"
"Perlu gue kupas semuanya? Gue nyesel pernah nerima lo di hidup gue waktu itu. Lo tau gue baik sama lo karena hutang budi gue, karena lo banyak membantu gue disaat posisi gue benar-benar jatuh."
"Dulu, gue lindungin lo karena dulu lo bertahan hidup dengan satu ginjal. Beda sama yang sekarang, gue udah berhasil balikin ginjal yang dulu lo udah kasih buat adek gue. Gue sayang sama lo sebagai sahabat Nat, nggak lebih dan emang gak akan pernah lebih sampai kapanpun," ujar Rafa yang kini menatap lurus Natasya yang masih menangis
"Gue tanya, lo udah puas nyiksa gue? Ngurung gue di bawah perintah lo yang gak pernah masuk akal, gue tau Nat lo itu cewek baik, lo bukan gak mau kehilangan gue, tapi lo takut kehilangan mesin ATM lo!"
"Dan sekarang, gue emang harus tegas sama lo. Gue Rafa Arsenio cinta sama Alya Senja Gabriella, dan lo Queen Natasya berhenti ngusik hidup gue. Karena setelah ini, gue gak akan memperlakukan lo layaknya manusia kalau lo berani ngusik Alya sekali lagi." Kata Rafa tegas.
Tangis Natasya semakin kencang. "Dan lo mau buang gue gitu aja, setelah ini?" tanyanya lirih.
"Ya." Rafa langsung berbalik, berniat untuk meninggalkan Natasya yang masih terisak.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD RAFA [COMPLETED]
JugendliteraturARES [1] : RAFA ARSENIO Ini tentang Rafa Arsenio, lelaki tampan pemilik mata segelap obdisian juga tatapan tajam seperti seekor singa jantan yang siap untuk menerkam lawannya. Ini tentang Rafa, sang ketua geng Ares yang banyak digilai oleh para kaum...
![BAD RAFA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/180663704-64-k497706.jpg)