Aldian memijat pelipis kepalanya. Seharian penuh di dalam kamar, dia merasa jenuh. Terlebih dengan setumpuk tugas kuliah yang harus dia kerjakan. Kepalanya seolah mau pecah.
"Kayaknya, gue harus keluar asrama dulu deh. Biar pikiran gue nggak pusing," pikir Aldian lalu beranjak keluar dari kamarnya, menuruni tangga, dan segera menuju halaman asrama.
Aldian berjalan-jalan lambat, menikmati betapa asrinya udara di sekitarnya. Dahulu, kampus Aldian adalah salah satu kampus swasta terlaris. Namun seiring berubahnya pola pikir masyarakat yang kini lebih memilih universitas negeri, kampus Aldian menjadi sepi peminat. Tak banyak Mahasiswa yang menuntut ilmu di sana.
Aldian duduk di sebuah ayunan tua, mengentakkan kakinya maju, lalu mundur, membuat ayunan yang ia tumpangi bergerak cukup cepat. Namun, mata Aldian tiba-tiba memicing, melihat ke arah balkon kamar Stevi. Aldian bergegas menghentikan ayunannya dan mengamati betul-betul siapakah gerangan yang berdiri di tepi balkon itu.
"Cewek itu siapa? Ini kan asrama cowok," batin Aldian.
Aldian semakin penasaran dengan sosok wanita itu. Wajahnya terlihat pucat, menatap ke arah hutan terlarang dengan tatapan kosong, seolah merindukan seseorang.
Aldian berjalan menuju ke arah balkon itu, mendongak ke lantai dua, memperhatikan dengan seksama seorang wanita cantik berambut sebahu yang nampak anggun dengan gaun kuno.
"Mas Aldian!"
Aldian menoleh. Dilihatnya Pak Darto yang tengah asyik menyapu halaman.
"Ngapain Mas Aldian di sana?" tanya Pak Darto penuh selidik.
"Oooh tadi saya lihat-" Aldian tercekat ketika kembali mendongak, mendapati di balkon sudah tidak ada siapa pun.
"Saya kan sudah bilang ke Mas Aldian. Jangan dekati kamar Stevi. Mengerti?" tegur Pak Darto mengingatkan.
"Hmm kayaknya yang bikin para Mahasiswa nggak betah tinggal di asrama ini bukan hantu. Tapi Pak Darto. Dasar! Tukang ngomel!" batin Aldian jengkel.
"Iya deh iya," timpal Aldian malas. Dia merasa tak perlu meladeni ucapan Pak Darto yang dianggapnya kurang penting. Aldian lebih memilih kembali ke kamarnya.
❤❤❤❤❤
Zaimatul Hurriyyah
Selasa, 19 November 2019
Update suka-suka. Nggak ada jadwal. Aku update biasanya chapternya dikit. Maklum, aku bukan murni penulis. Aku ini wanita karir yang sibuk. Jadi sekali lagi harap maklum kalau aku update suka-suka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Penghuni Asrama
HorrorAldian bukan anak indigo yang bisa melihat "mereka". Tapi Aldian bisa merasakan ada sesuatu di asrama barunya. "Mereka" mengincarnya. "Mereka" menginginkannya masuk ke alam "mereka". Aldian menyimpulkan bahwa penghuni asrama bukan hanya manusia, ta...
