Jumat, 23 Desember 2011
Semenjak Senin kemarin, sekolah kami mengadakan classmeeting untuk mengisi kekosongan jadwal.
Kegiatan nya itu, lomba voli, basket putra dan putri, futsal, makan kerupuk, tenis meja, balap karung, bernyanyi, melukis, dan cerdas cermat.
Untuk hari ini, perlombaan yang diadakan adalah final basket putra, voli, dan cerdas cermat. Sisanya sudah selesai di hari Kamis.
Sebenarnya aku tidak ingin, tapi karena paksaan dari wali kelas ku dan teman-teman ku yang menyebalkan, yaudah, mau bagaimana lagi?
"Kay, lu cerdas cermat kan?" ucap Wisnu
"Iya. Kenapa?"
"Nanti kumpul di kelas 9.1."
"Tau dari?"
"Panitia."
"Kamu rajin amat nyari tau."
"Sebagai ketua kelas yang arif dan bijaksana."
"Gaya mu Nu!" ucap Ghani
"Sirik aja lu Ghan! Yaudah, intinya siap-siap Kay. Menang kalah urusan belakangan, dicoba dulu ya."
"Iya Nu, makasih."
Wisnu memang ketua kelas yang baik, ya walaupun ada bandel-bandelnya juga. Dia selalu mensupport yang lainnya.
Seperti saat event ini, dari semalam dia sudah ribut di grup untuk memberikan semangat.
Sekarang pun sama, di kelas, Wisnu berusaha meyakinkan anak-anak kalau kelas ini bakal menang nanti nya.
Ting.
Aku membuka handphone ku dan membalas pesan yang masuk.
Mas Alvin
Kay
Ga mau ngasih semangat?
Untuk apa?
Saya lomba
Dimana?
Ya di sekolah
Dikirain tournament dadakan
Engga
Kan hari ini jadwalnya voli sama basket
Mas ikut 2?
Iya
Ga cape?
Udah biasa
Jangan cape-cape
Cie perhatian
-_
Kamu dimana?
Di kelas
Sini sama saya
Ngapain?
Nungguin saya main
Kayla juga lomba
Lomba apa?
Cerdas cermat
KAMU SEDANG MEMBACA
YOGYAKARTA
Teen FictionDi bawah cakrawala dan di atas bentala Yogyakarta, aku dan kamu, mendapat restu dari sang pencipta, untuk bersatu menjadi kita.
