Minggu, 23 Maret 2014
Malam ini menjadi malam terakhir kami di tanah ibu kota. Yogyakarta sudah memanggil kami untuk kembali ke rumah.
Banyak pelajaran yang didapat selama aku di Jakarta. Orang-orang Jakarta tidak semua jahat ternyata.
Benar kata kak Abi, Jakarta itu tempat uji mental. Kalau gak ada mental dan keahlian khusus, lebih baik jangan ke Jakarta.
Teman-teman baru yang aku dapatkan tidak buruk sama sekali. Malah, aku yang berubah di sini.
Berubah menjadi Kayla yang lebih genit, centil, terlalu percaya diri, pecicilan, banyak deh pokoknya.
Mungkin karena lingkungan juga aku berubah. Lebih tepat nya dituntut untuk berubah.
Kami diberikan kebebasan hari ini, terserah mau kemana, asal tidak lewat pukul 21.30.
Lagi-lagi, aku pergi bersama kak Abi. Awalnya aku ngajak Sarah dan yang lain, tapi mereka bilang, mau pacaran. Sedih kan?
Aku pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. Setelah itu, baru aku ganti baju.
"Mau kemana rencana hari ini Kay?" tanya Sarah
"Gak tau. Tergantung kak Abi."
"Sabian kalau dilihat-lihat ganteng juga tau Kay." ucap Faira
Hah?!
Hello, kamu ga sakit mata kan?
"Iya Kay, kalau gua gak punya pacar, Sabian udah gua gebet." ucap Sarah
"Sabian, ganteng? Guys, kalian gak lagi mimpi kan?"
"Kay, kamu gak sadar apa? Kedatangan pertama kali aja, udah langsung duar." ucap Faira
"Memang banyak yang suka?"
"Semua angkatan! Di sekolah lu emang gak begitu?" tanya Sarah
"Gitu juga, cuman karena kak Abi galak sama sok jutek. Jadi ya, pada takut."
"Iya sih, awalnya juga gua ngira Sabian galak. Tapi engga kok, makanya pada meleleh." ucap Faira
"Istighfar kalian." ingat ku
"Kay, mau nyoba liptint gak?" tawar Sarah
"Yang merah-merah itu ya? Ga ah takut."
"Ayolah Kay, gua beliin buat lo."
"Serius?!"
"Iya, baik kan? Pakai ya, pasti cantik banget sih."
"Yaudah iya."
Sarah pun mengambil liptint nya. Ya Tuhan, pak Agus, tolong, anak mu genit sekali.
Dia memberikan liptint itu kepada ku. Aku pun memakainya.
"Kan, bener gue kan cantik." ucap Sarah
"Ga ada obat!" ucap Faira
"Harus foto sumpah! Hp mana Hp!" ucap Sarah
Kamu bertiga pun foto dengan berbagai gaya
Ting ting ting
KAMU SEDANG MEMBACA
YOGYAKARTA
Teen FictionDi bawah cakrawala dan di atas bentala Yogyakarta, aku dan kamu, mendapat restu dari sang pencipta, untuk bersatu menjadi kita.
