09

3.8K 446 21
                                    

Kata Irene tadi gue pingsan pas pelajaran sejarah, jadi dia nemenin gue selama di ruang kesehatan. Gue meringis pelan sambil megangin perut, rasanya pinggang gue sakit banget.

"Lo lagi menstruasi 'kan?" terka Irene dan gue mengangguk apa adanya, ini nih ribetnya cewek kalau menstruasi mendadak di sekolah.

Bel istirahat pun berbunyi, "Yaudah gue beliin softex dulu," ujar Irene yang beranjak. "Gausah, lo istirahat aja pasti Baekhyun udah nungguin lo dari tadi. Ntar biar Jaehyun aja yang ngurus gue," sela gue menengahi. Irene mengangguk pelan sambil menyetujui hal itu.

Baru aja gue mau nelepon Jaehyun, eh orangnya dah nongol buka pintu ruang kesehatan. Nafasnya tersengal-sengal dan natap gue khawatir.

Dia buru-buru menghampiri gue dan ngecek gue intensif, gue nepis tangan Jaehyun yang menangkup kedua pipi gue, entah apa yang sedang sibuk dia cek di wajah gue padahal yang sakit perut.

Gue meringis lagi terus Jaehyun natap tangan gue yang dari tadi megangin perut. "Lo mens ya?"

Gue mengangguk lesu, "Beliin softex dong," ujar gue memelas. Jaehyun keliatan mikir bentar, ini mempertaruhkan harga dirinya lek tapi gue sih yang lebih dia utamakan jadi dia masa bodoh.

Jaehyun menghela nafasnya dan mengangguk terus bantuin gue berdiri sebelum dia pergi. Gue gak boleh lama-lama duduk takutnya bocor. "Lo yakin kuat berdiri?" tanyanya khawatir.

"Ya itu tergantung seberapa lama usaha lo buat balik ke sini," sahut gue penuh penekanan. Jaehyun memutar bola matanya kesal kemudian melengos pergi.

****

"Nih," kata Jaehyun yang menyerahkan kantong plastik ke gue. Wajahnya kelihatan bete banget, kupingnya memerah.

Tiba-tiba masuk satu notifikasi ke ponsel gue, tentang portal berita sekolah. Sontak gue gak bisa nahan ketawa setelah tahu yang menyebabkan kuping Jaehyun semerah itu adalah olok-olokan di sini.

'Pangeran sekolah di kabarkan akan ganti gender karena tertangkap basah membeli softex.'

"Njing, ngakak banget," ujar gue yang gak bisa nahan ketawa terus gue megangin perut gue lagi dan harus berhenti kalau gak mau makin ngalir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Njing, ngakak banget," ujar gue yang gak bisa nahan ketawa terus gue megangin perut gue lagi dan harus berhenti kalau gak mau makin ngalir. You know lah apa yang terjadi kalo cewek lagi mens terus banyak ketawa.

"Anjir lah, gara-gara lo nih harga diri gue berkurang," gerutu Jaehyun sambil natap gue protes. Gue hanya bisa menatap dia cengengesan.

"Terus respon lo gimana digodain sama murid laki-laki di kantin?" tanya gue dengan wajah ngeledekin dia. Jaehyun memiting kepala gue sambil mengacak-acak rambut gue. "Lo gak nyesel, hah?" dengusnya.

Nikah Muda [✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang