50. jelas?

1K 94 2
                                        

Semua manusia itu diciptakan sama namun dengan masalah dan takdir yang berbeda-beda

***

Banyak yang bilang saat senja datang semua akan tampak begitu indah dan sekarang Keysha bisa melihat itu. benar senja memang indah, bahkan terlalu indah untuk sekedar di abadikan lewat kamera.

Masih di tepi pantai namun dengan suasana yang berbeda, pasangan yang baru 10 menit lalu mengklaim bahwa mereka milik satu sama lain itu kini memilih untuk merebahkan tubuh mereka di atas pasir putih, di bawah langit jingga dengan matahari yang setiap menitnya semakin menyembunyi- kan diri.

Keysha melirik ke arah Gilang yang ada di sampingnya, satu tangannya kesyha jadikan bantalan kepalanya dan satu lagi Gilang jadikan bantalan kepalanya sendiri, sedangkan satu kakinya ia lipat dan satu lagi dia luruskan.

Melihat dari samping seperti ini pun Gilang masih sama, ganteng. Pantas saja populer di sekolah. Keysha tersenyum bangga karena sekarang Gilang adalah miliknya.

Namun dia teringat akan sesuatu yang sudah lama sekali ingin dia tanyakan kebenaran, Keysha mengumpulkan keberaniannya karena ini sedikit sensitif, Keysha pikir ini waktu yang tepat.

Dengan ragu Keysha mulai membuka mulutnya"Gilang?" Panggilnya pelan.

Gilang menoleh sekilas ke arah Keysha lalu kembali menatap langit "ya?"

"Mmmm..aku mau kamu jelasin semuanya"

"Tentang?" Keysha menghela nafas lega melihat reaksi Gilang yang tenang.

"Alasan kamu menjauh setelah persami apa? Trus bener apa yang aku denger Soal alasan kamu di keluarin dari sekolah?"

Sedikit terkejut tentang pertanyaan Keysha, Gilang menarik tangannya yang berada di belakang kepala Keysha membuat Keysha reflek menegakan sedikit kepalanya lalu beralih posisi duduk, melihat itu Keysha mau tidak mau ikut duduk melipat kedua kakinya memperhatikan jari kakinya yang tidak memakai apapun, sepatunya sudah ia lepas sejak tadi karna basah.

"Panjang kalau mau di jelasin semuanya key"

"Intinya?"

Gilang menoleh, memutar badannya agar menghadap Keysha "intinya soal persami, gue nggak suka liat Lo duduk berdua sama Aldi"

Keysha berpikir masih dalam posisi yang sama "oh waktu malam malam itu ya? Kita cuma ngomong biasa kok, Oh! Cemburu?"

"Nggak perlu di jawabkan?" Gilang balik bertanya dengan satu alis terangkat.

Keysha terkekeh lalu memutar badannya sehingga keduanya saling berhadapan, Keysha melipat tangannya di depan dada "lalu yang ke dua?"

"Sebelum gue jawab, gue mau tanya dari mana Lo tahu itu?"

"Orang, yang jelas nggak suka liat kita Deket"

Ah. Tanpa berpikir lama pun Gilang tahu siapa orang itu. siapa lagi yang suka bertingkah seenaknya kalau bukan Salsa, cuma dia cewek yang berani berbuat apapun agar keinginannya dapat terpenuhi, dan itu satu satunya sifat Salsa yang membuat Gilang tidak pernah mau mencoba membuka hatinya untuk Salsa.

"Oke, intinya itu nggak bener"

Keysha mengernyit, jawaban Gilang benar benar tidak memberikan titik terang sama sekali.

MAGER [COMPLETED✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang