_____
Setelah dari pantai, Gilang mengajak Keysha kesebuah pasar malam, hanya butuh beberapa menit untuk Sampai kesana.
Awalnya Keysha menatap bingung karena dia tidak pernah pergi ke pasar malam, apalagi selama ini Keysha tidak pernah yang namanya melihat lihat tempat untuk bersantai, jalan jalan atau semacamnya sekalipun di internet, dia akan pergi hanya ketika teman temannya mengajak dan tempatnya pun teman temannya yang memilih.
Namun pada akhirnya Keysha jadi menyesal karena tidak tahu tempat semenyenangkan itu, mereka bahkan hampir menaiki semua wahana yang bisa dinaiki oleh remaja seperti mereka dan terakhir mereka menaiki bianglala.
Dari atas sangkar besar itu, Keysha bisa melihat pemandangan pasar malam yang begitu meriah, orang orang dibawah sana mengecil, lampu lampu di bawah sana juga terlihat sangat cantik.
Keysha mengeluarkan ponselnya, dia ingin mengajak Gilang berfoto karena mereka berdua sama sekali tidak pernah mengabil foto berdua dengan kamera handphone.
Menggigit bibir bawahnya ragu, Keysha menatap Gilang yang duduk didepannya "Gilang, kita..foto yuk?"
Gilang naikan sebelah alisnya, berusaha menahan senyumnya "foto? Tumben?"
Keysha merengut sebal" mau nggak?"
Di balas anggukan oleh Gilang, Keysha tersenyum lebar, ia memperbaiki posisinya dan membuka kamera di ponselnya, setelahnya mengangkat layar ponselnya tinggi hingga wajahnya dan Gilang terlihat walaupun sedikit gelap.
Satu foto
Dua foto
Lima foto
Keysha menghela nafas lalu kembali memperbaiki posisinya menghadap Gilang, ia melihat hasil fotonya, walaupun tidak bagus karena gelap namun tetap saja dia bahagia, apalagi wajah Gilang yang terlihat lucu dengan gaya gaya yang berbeda.
"Coba liat" Gilang akan meraih ponsel Keysha namun Keysha langsung menjauhkan ponselnya.
"Nih" Keysha membalik layar ponselnya ke arah Gilang "lucukan?" Tanyanya dengan cengiran kuda.
Gilang mengangguk, bibirnya tidak bisa untuk tidak tersenyum, ia menggeser layar ponsel yang masih setia di pegang oleh si empu "tumben minta foto?" Tanya Gilang heran, ia kembali menegakkan badannya setelah puas melihat hasil foto mereka.
"Kan nggak pernah, biar nanti kalau kamu liat liat galeri ada foto aku disana" jawab Keysha jujur, ia kembali menatap foto foto itu lagi.
"Hm, tapi foto kamu ada kok di galeri" Gilang tersenyum penuh arti, Keysha tidak pernah tahu tentang foto yang Gilang ambil saat Keysha tidur di kelas beberapa bulan lalu.
"Galeri kamu?"
Gilang mengangguk, ia mengeluarkan ponselnya dan membuka galerinya, mencari foto Keysha yang dia ambil waktu itu, setelahnya menyodorkannya pada Keysha.
Keysha menatap foto itu lekat lekat, ia mengernyit "kok? Ini foto kapan?" Tanyanya bingung, karena Keysha tidak pernah merasa Gilang pernah mengabil gambar dirinya.
"Gitu doang reaksinya? Terkejut atau apa gitu" Gilang heran sendiri, pasalnya kalau cewek lain pasti akan berteriak malu atau terkejut karena foto aib mereka tapi kenapa Keysha sepertinya biasa saja.
"Ya... terus? Aku tanya kapan ngambilnya, seenaknya ngambil foto orang sembarangan, muka gue mahal kali" ucap Keysha sombong.
Tanpa sadar, bianglala yang mereka naikipun berhenti berputar, Keysha menyimpan ponselnya, sedikit kecewa karena belum puas dan mau tidak mau dia keluar dari sangkar besar itu mengikuti Gilang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAGER [COMPLETED✓]
Ficção Adolescente[SELESAI] • Follow dulu sebelum baca ya Keysha Kanadya gadis dengan seribu kemalasan, rebahan adalah kebahagiaan, sekolah adalah neraka untuknya. Teman-temannyapun tak jarang memberi kata-kata motivasi agar Keysha pergi dari zona nyamannya tapi sem...
![MAGER [COMPLETED✓]](https://img.wattpad.com/cover/209267806-64-k952712.jpg)