"Kak Rifan!" teriak seseorang yg berdiri di belakang mereka.
Sontak mereka berempat berbalik menatap orang tersebut.
Saat orang yg memanggil Rifan mendekat ke arah mereka, Rifan terlihat mematung dengan eskpresi yang tak bisa ditebak.
************
"Kak Rifan, dipanggil pak Asep keruangannya..." ucap orang tersebut
Sedangkan Rifan terlihat masih melamun sambil menatap orang disamping sipembicara.
"Kak?" tanyanya ulang
"Woy Fan!" ucap Ari
"Iya apa?" jawab Rifan tanpa mengalihkan pandangannya.
"Jaga mata lo dari ade gue!" ucap Ine menggeplak bahu Rifan.
"Ehhh, siapa coba yg liatin?"
"Ketauan e lah!"
"Iya sorry, ada apa de?"
"Kakak disuruh pak Asep keruangannya setelah istirahat..."
"Oh begitu, maksih ya Nasla.."jawab Rifan tanpa mengalihkan pandangan dari siswi cantik di sebelah Nasla.
" ngomong kemana, liatnya kemana.."gumam Ari
"Kan, mau ikut jajan?" tawar Ine
"Gak bun, ade lagi males jajan.." ucap si ade kelas bernama Kania.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kania ini akrab sekali dengan Ine, mereka dipertemukan di paskibra. Karena kedekatan tersebut Kania memanggil Ine dengan sebutan 'Bunda'.
"Yaudah kalo gitu, Kak Rifan, kak Ari , kak Dion dan kak Ine kami pamit dulu ya.."
"Iya de, makasih ya..." balas Rifan yg diangguki ketiga temannya.
Setelah kepergian mereka, Rifan masih terus memperhatikan c ade kelas kesayangan.
"Udah, kuy kantin!"
"Kuy!"
***************
(Kantin)
"Ne, bantuin gue deket ama Kania dong..." ucap Rifan
"Bwantuin gwimana?"
"Telen dulu itu makanan, kebiasaan lu" sela Dion
"Ya bantuin deketin atau gimana kek gitu"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kelas Bobrok
FanfictionGimana jadinya kalo lo satu-satunya cewek di kelas lo. Itulah yang dirasakan seorang Ine Meisya. Sebangku ama cowok yang lu suka diem-diem, padahal lo tau dia udah punya doi.
