"Telur dadar buatan Dion"

56 8 0
                                        


"kok lo nimpug gue lagi sih Ne?"

"Ya lo sih ngeselin!"

"Jgn gitu sama calon suami, nanti dosa loh..."

"Yakan itumah nanti kalo lo udh jd suami gue, kalo sekarang lo masih jd adik kecil gue."

"Njir, masih aja lu nganggep gue adik, padahal cuma beda 7 bulan."😑

Ya, Dion dan Ine lahir di tahun yg sama, namun bulan yg berbeda, Ine lahir pada tanggal 3 mei, sedangkan Dion pada 15 Desember. Oleh karena itu, terkadang Ine menganggap Dion adiknya.

"Tetep aja pas gue udh jd bayi 7 bulan di kandungan mama, lo masih jd zigot ahaahahah.." Ine tertawa lepas setelah berhasil mengejek Dion. Dion tak membalas hanya menatap Ine datar.

"Ada apa ini ribut2?" Timpal bunda Yuli yg baru tiba di rumah.

"Bunda udh pulang?" Tanya Dion mencium tangan bundanya diikuti Ine.

"Udh, lagian kan bunda udh janji mau bawain baju buat Ine. Nih Ne coba dulu gih, pake kamar Dion aja." Bunda Yuli memberikan sebuah bingkisan kepada Ine.

"Iya bun" Ine mengambil bingkisan tersebut kemudian melangkah menuju kamar Dion.

Kebetulan saat Ine mereka tengah berada di ruang game milik Dion, jd tempat terdekat adalah kamar Dion.

"Kalo seandainya Ine jd sama kamu pasti bakal bunda kasih aja tuh baju2"

"Serius Bun?"

"Iya, tp kamu yg bayar!"

"Lah knp aku yg bayar?"

"Kan Ine udh jd tanggung jawab kamu Yon."

"Ehehe betul jg"😅

"Bajunya pas Bun, Ine suka." Dion dan Bundanya melihat ke arah Ine yg tengah berdiri memperlihatkan bajunya.

" Dion dan Bundanya melihat ke arah Ine yg tengah berdiri memperlihatkan bajunya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




"Cantik bgt calon istri gue, jd pengen cepet2 halalin."Batin Dion


Kelas BobrokTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang