16. Tiga Minggu

3.3K 140 0
                                        

Happy Reading Guys

"Oiya gimana menurut Pak kapten di perusahaan ini tadi??Orangnya Alay alay ya pak?? Emng gitu lah pak" Tanya Nisa kepada Alan sambil nyruput jus Alpukatnya.

Ya sekarang Alan dengan Nisa sedang di Cafe dekat kantor. Karna lelah berkeliling kantor seharian. Alhasil Alan mengajak Nisa untuk istirahat dulu.

"Enggak kok, malah saya suka. Orangnya gk jaim. Mereka juga baik baik kok. Itu sih yang saya lihat" jawab Alan. Memang yang dia lihat seperti itu tadi.

"Ya iyalah baik baik, itu karna bapak ganteng jadi mereka baik. Bapak blm tahu aja sii, julidnya mereka ke Anak magang, sampe dibikin nangis pak" Ucap Nisa sambil menggelengken kepala.

Alan hanya tersenyum menanggapi penuturan Nisa. Bukan apa, tapi sepertinya Nisa tadi memujinya.

"Pak. Nanti kalo bapak di apa apain sama mereka, bilang sama saya ya, biar saya pites pitesin tu si tukang julid" Lanjut Nisa.

"Siap Captain!!" Ujar Alan sambil mengangkat tangannya Hormat kepada Nisa.

Yang di perlakukan seperti itu. Salah tingkah sendiri.

Hening sejenak permisa

"Emm, 3 hari lagi saya akan berangkat" Ucap Alan tiba tiba. Sekalian memecah keheningan.

Nisa mengerutkan dahinya.

"Brangkat kemana Pak kapten??"

"Kerja. Libur saya kan sudah hampir 2 minggu. Jadi 3 hari lagi saya Nugas ke Swiss"

Ahh iyaa, Nisa dan Alan sudah dekat selama 2 minggu ini. Gk terasa ya, Tapi kenapa Nisa sedih bahwa Alan akan kerja lagi, Apalagi di swiss. Kan jauhh..

"Ke Swiss?? Brapa lama??"

Entah lah, Hanya pertanyaan itu yang ada di otak Nisa saat ini.

"3 Minggu. Gak hanya ke Swiss sih, Tapi kenegara lainnya, ada juga nanti di dlm negri. Kenapa? Takut kangen??" jelas Alan dan diakhiri dengan godaan untuk Nisa.

Yang digoda hanya tersenyum simpul tidak menanggapi Ucapan Alan. Dia blm siap ditinggal Alan.

Alan merasa bingung dengan sikap Nisa yang berubah jadi diam. Ada apa dengannya batin Alan pun bertakon takon alias bertanya tanya.

"Emm Yuk Pak, kita balik ke kantor lagi. Takut Bos nyariin Bapak" Ucap Nisa seraya menggantungkan tas kecilnya di pundak dan berdiri dari tempat duduk.

Alan melihat itu membuat dirinya tambah bingung. Apa dia salah bicara sampai gadisnya badmood Ralat gadis itu badmood?? Jika benar yang mana??

Alan pun ikut bangun mengikuti Nisa.

Selang beberapa menit sampai mereka dikantor milik Bos Bambang Ayah Pak Pilotnya.

Nisa pun kembali ke Ruangan kerjanya. Ditinggal untuk mengajak Anak Bosnya keliling malah membuat kerjaannya menumpuk.

NISA POV

Nisa menghela Nafas lelah, Sungguh perkataan Pak Kapten Pilotnya membuat dirinya tidak fokus dan jadi Badmood parah.

Apa setiap istri Pilot seperti itu, akan ditinggal suaminya bekerja selama 3 minggu seperti yang dibilang Pak kaptennya??

Nisa memang tahu resiko memiliki Kekasih Pilot, mereka akan menahan rindu selama kekasih mereka bekerja. Fyuhh!! Belum jadi pacar aja udah berat bgt buat ditinggal. Gak bisa akutuh.

"3 Minggu. Gak hanya ke Swiss sih, Tapi kenegara lainnya, ada juga nanti di dlm negri. Kenapa? Takut kangen??"

Sungguh perkataan Pak kaptennya terus terngiang dikepala Nisa.

3 minggu lo bayangin bree...Dia libur 2 minggu tapi kerjanya 3 minggu bahkan berbulan bulan. Astaga gk bisa dikorting apa??

Mana bisa dia tidak bertemu Kapten tampannya selama itu.

Apa Nisa mencintai Alan?? Ya iyalah!! Gimana perasaan lo ketemu idola lo trs kalian deket?? Suka kan?? Nisa juga sama!! Kan jadi esmosi saya permisa.

"Aduhh gue kenapa siiiii!! Emang dia siapa lo bego!! Ngapain lo ngatur dia!! Biarin lah dia mau kerja 3 minggu kek, 1 bulan kek, satu tahun juga biarin, ngapa jdi gue yang repot njirrr!!" Monolog Nisa sambil meremas Rambutnya kuat kuat.

Sungguh dia sangat gelisah saat ini.

Pengen Marah tapi gak berhak, pengen kangen emang dia siapa. Gue pusing pokoknya!!!

Dah lah gue capek!

TBC

Huhu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Huhu. Mau ditinggal Pak kapten dong. Selama 3 minggu

Hello, Captain! (Repost)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang