Happy Reading Guys
Dirinya lebih suka menunggu dari pada Ditunggu. Jika sudah ditunggu membuat semuanya berantakan. Bener kan???
***
Alan baru saja Landing di Bandara Soekarno-Hatta. Alhamdulillah dia bisa Landing lagi dengan Selamat.
Setelah semuanya selesai dia langsung membuat laporan dan segera pulang.
Tapi sepertinya dewi fortuna tidak berpihak padanya.
Lagi lagi Tasya menempel padanya. Ya Tuhan!!!
Sudah lelah sekali Alan untuk berhadapan dengan Wanita satu ini. Jika mungkin didalam pesawat ada dewa yang akan membantunya terlepas dari wanita ini tapi sekarang dia sendirian. Akan sangat sulit.
"Alan kamu pulang di jemput gak?" Malas sekali untuk menjawab saja.
"Iya"
"Owh. Dijemput supir ya?? Kamu pulangnya bareng aku aja ya lan. Nanti kita makan dulu di resto jepang" Ah wanita selalu saja, dikasih Hati minta Ampela
"Saya sudah di jemput sya!"
Memang sekarang dirinya harus lebih tegas kepada Tasya agar tidak mengganggu dirinya terus. Dia sudah lelah.
"Kamu tuh jangn marah marah Lan. Nanti cepet tua loh" Ucap Tasya seraya mengusap dada bidang Alan untuk menenangkan pria itu.
Bukan tenang malah nambah esmosi
"Ck! Lepasin sya, Apa apaan si kamu! Minggir saya capek sya!!" Gertak Alan. Tetap saja Wanita itu tidak ada takutnya.
Ya Allah kirimkan lah penolong untuk Hamba
***
Mungkin 20 menitan Gadis itu menunggu di Lobby Bandara dekat Pos Security tetapi kaptennya tak kunjung muncul.
Lalu netranya menangkap sesosok pria berpakaian seragam putih celana hitam dengan membawa koper. Ya itu Alan kapten pilotnya!!! Eh bentar kok ada kuntilanak di sampingnya.
Mau apa lagi Tante tante itu??
Owh jadi tante girang itu Pramugari..Lalu kenapa glendotan kaya anak lutung disamping Pilotnya. Cewe sableng.
Nisa melihat kaptennya merasa risih karna ada wanita itu. Ya terlihat jelas dari mimik wajahnya. Ah nisa punya ide🔦
Nisa pun melambaikan tangannya sambil loncat loncat seperti anak kecil melihat ayahnya baru pulang kerja.
Dia terus saja melambaikan tangan sampai kaptennya pun melihat keberadaannya. Kaptennya langsung menghampiri dirinya. Dan wanita itu juga.
"Pak Kapten!!!" Nisa langsung menghambur kepelukan Alan. Alan yang tidak siap pun terkejut setengah hidup.
Tapi Alan membalas pelukan itu membuat jantung Nisa berpacu lebih cepat.
"Kamu ngapain disini sih?! Anak kecil tuh mainnya bukan di bandara!" Ucap Tasya sambil melepaskan pautan tubuh mereka. Sirik aja
What!? Anak kecil?? Oke tante.
"Maaf ya tante. Saya kesini mau jemput Pak kapten bukan mau main" Ucap nisa sesopan mungkin padahal dalam hatinya ingin sekali memaki.
"Eh saya ini masih muda. Lagian kamu ini masih ingusan aja segala ganjen ke Alan. Alan tuh pacar saya!!"
Alan yang mendengar penuturan Tasya pun membulatkan mataya. What the Fuck!!!!
"Oh ya?? Bodo. Ya udh sini pak kopernya. Yuk mobil saya disana. Kita langsung pulang aja" Ucap Nisa sambil menarik koper yang Alan pegang dan jangan lupakan wajah songongnya itu.
Sabodo teuing tu cewe mau ngomong apa. Dia pacarnya, gue Istrinya!! Mau apa lo?!! Nisa dilawan.
"Eh kamu apaan sii. Jangan maksa donk. Alan tu pulang bareng saya!!" Oktaf suara Tasya menaik karna dirinya tidak mau kalah oleh Nisa.
Banyak orang yang memandang kearah mereka. Tapi Nisa yang tetep santuy. Toh dia duluan yang bilang akan menjemput Alan.
"Tasya! Saya pulang bersama Nisa. Sudah kamu pulang aja sana!" Geram Alan kepada Tasya.
Nisa yang pastinya menang nantinya pun menjulurkan lidah ke arah Tasya di belakang Alan
Owh namanya Tasya batin Nisa
"Gk lan! Kamu pulang bareng aku tadi katanya" Cerca Tasya yang tetep kekeh ingin pulang bareng Alan. Dan Nisa pun tidak tinggal diam
"Pak Ayo, takutnya nanti macet dijalan." Ucap Nisa menarik Alan ada Alan pun melepas pautan tangannya dengan tangan Tasya.
Nisa pun merasa dirinya yang menang langsung membawa Alan menjauh dari wanita Ulet itu.
Nisa membalikan badan ke Arah tasya Dan dia pun memberikan jari tengahnya ke Arah tasya dengan smirk tentunya.
Makan tuh ingus!
"Cewe sialan!! Gue bakal kasih perhitungan ke lo!! Ucapnya dalam hati
TBC
Jangan lupa Vote dan Komen gengs
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello, Captain! (Repost)
Romansa18+ Harap Bijak dalam memilih Bacaan! Seorang gadis sangat menyukai Pesawat serta Pilotnya. Dia memiliki impian bisa memiliki suami seorang Pilot "Gue gak bisa jadi Pilot, setidaknya gue bisa nikah sama seorang Pilot" Ucap gadis itu. Apakah imipi...
