Sejak bercerita bahwa dirinya makan bersama dengan pilot kemarin, gadis bernama Nisa sama sekali tidak pernah melepas handphone nya.
Gadis itu selalu tersenyum ketika sedang memegang handphone, Yolan hanya takut teman nya satu ini gila karna seorang pria.
"Heh, lo tuh cantik, muda, pinter, jangan jadi orang gila deh, gara gara cowok. Mending lo ceritain ke gue, gimana saat lo ketemu si pilot pilot itu."
Yolan memencet channel televisi, sembari memakan cemilan di toples, gadis itu juga siap mendengarkan cerita teman nya satu ini.
Nisa menutup wajahnya, cukup memalukan jika di ingat, apalagi di ceritakan. Bagaimana bisa, pertemuan nya dengan sang pilot begitu absurd. Kenapa, tidak dengan cara diri nya terpeleset, lalu pak pilot merankul pinggangnya agar tidak jatuh, seperti fi film film.
"Jadi pertama nya tuh, gue tabrakan gitu. Terus dia nolong gue, terus kita kenalan deh. Udah."
"Dih, terus tentang kartu yang kemaren Rere bilang gimana, lo juga belom cerita yang itu."
Nisa berfikir sejenak, harus mulai darimana ia bercerita tentang kartu itu. "Itu kartu gue nemu di bandara, dan itu kartu juga yang mempertemukan gue lagi sama pak pilot. Assksksk"
Yolan mengangguk anggukan kepala. "Berarti kartu itu udah lo balikin sama yang punya?"
"Udah. Seneng banget gue Yol, cuma nemuin kartu bisa makan bareng cogan."
Bibir Yolan tersungging mengejek. "Seganteng apaan si sampe lo klepek klepek gini. Biasa nya tuh, pilot pilot tuh kadang tua, udah punya istri juga. Hati hati lo, udah baper ternyata laki orang. Hahaha."
"Heh, gue yakin banget Pak Pilot tuh masih single. Keliatan dari badan nya, kayak gak punya beban hidup." Nisa juga sebenarnya tidak tahu, bagaimana jika ucapan Yolan benar adanya. Bagaimana jika Alan sudah memiliki istri atau kekasih?
Tapi jika iya, kenapa kemarin Alan mengajak makan bersama, jika benar hanya untuk ucapan terima kasih saja, sedih sekali hidup Nisa. Sudah lah, ini hanya per'jika an, semoga saja dewi fortuna selalu berpihak padanya.
"Udah ah, gue mau tidur. Lo jangan begadang, inget dia laki orang. Hahaha"
Sial, ucapan Yolan membuat Nisa overthingking.
TBC.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello, Captain! (Repost)
Romance18+ Harap Bijak dalam memilih Bacaan! Seorang gadis sangat menyukai Pesawat serta Pilotnya. Dia memiliki impian bisa memiliki suami seorang Pilot "Gue gak bisa jadi Pilot, setidaknya gue bisa nikah sama seorang Pilot" Ucap gadis itu. Apakah imipi...
