Ketika sudah sampai tujuan mereka langsung terduduk. Hans sedikit grogi di dekat Mina. Apalagi ketika lirikan Mina memecahkan denyut jantung nya.
" Kamu mau bicara apa? " Tanya Mina datar memecahkan keheningan, Mina yang tak sabar. Membuka suara nya terlebih dahulu.
" Rencana pernikahan kita " Hans tak berani menatap.
" Ya "
" Kamu bener yakin setuju acara akan di langsung kan, tidak ada hati kan yang tersakiti akan hal ini? " Tanya Hans mengulik.
Mina menghela nafas panjang nya,
" Kamu jangan khawatir, ngga ada " Jawab Mina, berbohong.
Hans meraih tangan Mina,
" Jujur aku takjub dengan kecantikan kamu dan aku beruntung akan menikah dengan kamu " Ungkapan hari seorang Hans.
Mina hanya tersenyum tipis, " Dan kamu gimana ada yang tersakiti, Well penampilan kamu yang mantang. Mungkin, kamu sudah,- "
Langsung terpotong, " Ada "
" Siapa? " Menatap tajam
" Istri aku "
" Hah " Respons Mina kaget.
" Ternyata pria ini sudah memiliki istri, tapi kenapa dia justru malah menikahi ku " Bathin Mina heran.
" Istri ku, ngga memiliki anak dan membuat ku untuk mencari pasangan lagi " Jelas Hans tertegun
Mina hanya tersnyum tipis.
" Tapi kamu tenang aja, aku akan adil kepada kamu dan juga kepada istri pertama kamu , yaudah aku pamit dulu ya " Hans pun berdiri dari duduk nya, dan pamit meninggal kan Mina.
Diiringi Sherly, melangkah ke arah mobil.
****
Mina langsung di sambut dengan wajah datar dari Mega. Langsung mencecar pertanyan, melepit kan kedua tangan.
" Abis dari mana aja kamu? "
" Kerumah temen Ma " Jawab Mina santay, lalu masuk ke dalam rumah di ikuti Mega.
" Sejak kapan kamu punya mobil ? "
" Itu mobil temen "
" Kamu habis ngapain sama temen kamu tadi, Mama denger loh suara suara itu "
Mina hanya meringis.
" Ma, Mina boleh kan. Menjalin hubungan dengan AL " Menggenggam tangan Mega.
" Tapi Mina, kamu kan,- "
" Ma, pria itu udah punya istri. Dia bilang tadi, toh aku juga cuma menjadi istri penyumbang anak aja bagi dia dan keluarga nya " Jelas Mina, membuat Mega tertegun.
" Seterah kamu, yang penting kamu bisa main cantik ya " Mega mengizinkan dan tersenyum simpul
Mina langsung memeluk Mama nya, dengan decak bahagia.
" Makasih Mama, ini baru Mama aku"
" Yaudah kamu sekarang istrihat, besok pagi acara akan di langsung kan"
" Siap Mama " Mengancung kan kedua jempol nya lalu pergi masuk ke dalam kamar.
" Yang penting kamu bahagia nak, dan Papa akan segera sembuh " Bathin Mega, meninggal ruang tamu dan melaju ke kamar nya.
" AL CINTA KITA AKAN TERUS ADA "
Decak kebahagian Mina, dengan tersenyum lebar. Ia, menghepas kan tubuh nya di atas ranjang.
Next
KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine not yours (END)
Storie d'AmoreCerita mengandung unsur dewasa mengenai sebuah cinta.. Yang tidak cukup umur memohon maaf jangan membaca cerita ini. Bermula, ketika Gennita Margaretha di madu karena tidak bisa memberikan keturunan bagi suami nya. Ia di tuduh oleh mertua nya tidak...
