Chapter 5

3.6K 61 0
                                        

Ketika sudah sampai tujuan mereka langsung terduduk. Hans sedikit grogi di dekat Mina. Apalagi ketika lirikan Mina memecahkan denyut jantung nya.

" Kamu mau bicara apa? " Tanya Mina datar memecahkan keheningan, Mina yang tak sabar. Membuka suara nya terlebih dahulu.

" Rencana pernikahan kita " Hans tak berani menatap.

" Ya "

" Kamu bener yakin setuju acara akan di langsung kan, tidak ada hati kan yang tersakiti akan hal ini? " Tanya Hans mengulik.

Mina menghela nafas panjang nya,
" Kamu jangan khawatir, ngga ada " Jawab Mina, berbohong.

Hans meraih tangan Mina,

" Jujur aku takjub dengan kecantikan kamu dan aku beruntung akan menikah dengan kamu " Ungkapan hari seorang Hans.

Mina hanya tersenyum tipis, " Dan kamu gimana ada yang tersakiti, Well penampilan kamu yang mantang. Mungkin, kamu sudah,- "

Langsung terpotong, " Ada "

" Siapa? " Menatap tajam

" Istri aku "

" Hah " Respons Mina kaget.

" Ternyata pria ini sudah memiliki istri, tapi kenapa dia justru malah menikahi ku " Bathin Mina heran.

" Istri ku, ngga memiliki anak dan membuat ku untuk mencari pasangan lagi " Jelas Hans tertegun

Mina hanya tersnyum tipis.

" Tapi kamu tenang aja, aku akan adil kepada kamu dan juga kepada istri pertama kamu , yaudah aku pamit dulu ya " Hans pun berdiri dari duduk nya, dan pamit meninggal kan Mina.

Diiringi Sherly, melangkah ke arah mobil.

****

Mina langsung di sambut dengan wajah datar dari Mega. Langsung mencecar pertanyan, melepit kan kedua tangan.

" Abis dari mana aja kamu? "

" Kerumah temen Ma " Jawab Mina santay, lalu masuk ke dalam rumah di ikuti Mega.

" Sejak kapan kamu punya mobil ? "

" Itu mobil temen "

" Kamu habis ngapain sama temen kamu tadi, Mama denger loh suara suara itu "

Mina hanya meringis.

" Ma, Mina boleh kan. Menjalin hubungan dengan AL " Menggenggam tangan Mega.

" Tapi Mina, kamu kan,- "

" Ma, pria itu udah punya istri. Dia bilang tadi, toh aku juga cuma menjadi istri penyumbang anak aja bagi dia dan keluarga nya " Jelas Mina, membuat Mega tertegun.

" Seterah kamu, yang penting kamu bisa main cantik ya " Mega mengizinkan dan tersenyum simpul

Mina langsung memeluk Mama nya, dengan decak bahagia.

" Makasih Mama, ini baru Mama aku"

" Yaudah kamu sekarang istrihat, besok pagi acara akan di langsung kan"

" Siap Mama " Mengancung kan kedua jempol nya lalu pergi masuk ke dalam kamar.

" Yang penting kamu bahagia nak, dan Papa akan segera sembuh " Bathin Mega, meninggal ruang tamu dan melaju ke kamar nya.

" AL CINTA KITA AKAN TERUS ADA "

Decak kebahagian Mina, dengan tersenyum lebar. Ia, menghepas kan tubuh nya di atas ranjang.

Next

He Is Mine not yours (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang