Chapter 36

2.1K 31 0
                                        

AL keluar dari kamar, langsung menghampiri Nita yang masih menangis.

Dengan rasa shock yang ia lihat, hati nya seakan sakit. Meskipun ini semua hanya rencana pembuktian agar diri nya hamil dan meminta bantuan kepada sahabat nya untuk AL mau menjadi seseorang yang ia minta bantuan, tapi Nita sudah main hati dengan AL..

AL langsung menarik tangan Nita dengan kasar, untuk pergi dari rumah nya.

" Mending kamu pergi dari rumah saya, " Bentak AL, Nita hanya menggeleng.

" Kamu puas melihat semua ini, wanita yang sangat saya cinta menangis di balik pintu itu. Jangan ngaku ngaku kamu, dan jangan berharap lebih " Jelas AL dengan sangat emosi.

" Ngga aku ngga mau pergi, sebelum aku menjadi milik kamu. Aku cinta sama kamu " Nita masih bersikekeh untuk bertahan walaupun di usir.

AL berdecak gemas, ingin sekali menandas kan wanita di depan nya. Ia mencengkram rambut nya dengan sangat kuat.

" Kamu pergi, plis... Aku mohon, aku butuh waktu. Kita ngga bisa sama sama, tolong kamu ngertiin situasi ini, kamu emang cinta sama aku kamu pergi " Ucap AL dengan lembut, meraih tangan Nita lalu mengusap nya. Menatap wajah nya dengan sayu..

" Aku ngga mau " Nita masih bersikekeh dengan terus menggeleng.

" Pliss kamu jangan egois, untuk malam ini. Aku mohon kamu pergi " Bujuk AL dengan lembut..

" Tapi, kamu janji kita bakal ketemu lagi kan "

" Ia aku janji, tapi kamu pergi ya "

Nita pun menurut dengan bujukan dari AL, Nita memeluk beberapa detik lalu AL melepaskan pelukan Nita karena ia mendengar suara Mina yang terus memekik.

Nita pun pergi membawa harapan dari AL. AL langsung kembali ke dalam kamar nya.

Mina menangis merambat di balik pintu dengan rasa tangis yang begitu luar biasa.

Ia merasa pintu yang bergerak membuat nya bangkit dari duduk nya. Dan langsung pergi.

AL tidak membiarkan Mina pergi, sebelum ia memberi penjalasan.

AL langsung menarik pinggul Mina untuk mendempet di paha nya. Mina terus meronta dengan dasyat hingga tubuh nya berbalik, memukul mukul dada AL, tapi AL tidak bergeming dan terus menarik pinggul Mina untuk berdekatan dengan batang pennis nya, Mina terus meronta dan memundurkan badan nya yang akan di dekap oleh AL.

AL membopong tubuh Mina, berusaha melapaskan celana dalam dan merobek nya. AL langsung memasukan pennis nya ke dalam Vagina Mina, dengan AL mengendong tubuh Mina dengan kedua selangkangan Mina mencapit pinggang AL.

Mina terus meronta, ia menepis rongga mulut AL yang akan melumat. Mendorong tubuh AL untuk tidak melakukan ini lagi.

" Lepasiiin aku, kamu berenseeek AL lepasiiin " Pelik Mina.

Tapi, AL terus membenturkan tubuh Mina di tembok, dengan efek genjotan yang di buat oleh pinggul nya. Sampai sampai Mina menyerah dan memeluk tubuh AL, Mina tak tahan dengan benda tumpul yang terus masuk ke dalam Vagina nya menusuk nusuk dengan sangat dasyat.

" Kamu jahat AL kamu jahat " Ronta Mina dengan lemas, memukul mukul bahu AL.

AL memindahkan tubuh Mina di atas gendongan nya ke atas ranjang, dan langsung menindih nya agar Mina tak melarikan kan diri.

" Stoop Cukup Aaaah, kamu jahat kenapa kamu tega ngelakuin ini coba, aku cinta sama kamu " Pekik Mina dengan genjotan terus berlanjut.

AL sampai menyemprotkan larva nya , dan ia menatap Mina. Dengan tubuh Mina yang bergetar.

He Is Mine not yours (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang