Lanjut..
" Mungkin dia lagi tidur " Nita menyangkal bahwa Nacita sedang tidur siang.
Nita berinisiatif untuk menelpon nya, karena ia udah leleh memanggil dan mengetuk pintu tak ada jawaban.
*****
Nacita dalam kamar, ia seperti cacing kepanasan. Tubuh nya tak mau diam dan tubuh nya bergetar.
Dering telepon...
Membuat nya panik, mengambil ponsel yang terletak di atas laci.
Semakin panik ketika, mengatahui yang menghubungi dirinya adalah Nita. Nacita yang masih dalam kondisi belum stabil membiarkan saja tapi Nita terus menghubungi nya.
Nacita menarik nafas dalam dalam, dan mengusap tanda hijau untuk menerima telepon dari sahabat nya.
" Ia kenapa? " Tanya Nacita lemas.
" Kamu dimana, aku udah di depan rumah kamu nih " Jawab Nita memberi tau keberadaan nya.
" Astaga, Nita di depan rumah lagi. Aku harus gimana ini, tenang Naci tenang " Bathin Nacita, seakan panik.
" Cepat bukain pintu nya, panas tau " Gerutu Nita.
" Ia bentar ya, aku jalan kesana "
Nita pun langsung mematikan ponsel nya.
****
Nacita yang masih lemas, akibat tubuh nya di permainan kan oleh keponakan nya itu. Mengambil, lagi tank top serta rok mini nya tapi ia di kejutan dengan tank top yang sudah terkoyak. Ia pun kembali mengambil tank top baru nya, dan mengganti rok mini nya dengan short tipis nan ketat.
Melangkah ke arah pintu dan keluar dari kamar, setelah itu melangkah untuk membuka kan pintu di pintu utama.
" Astaga kamu dari mana aja sih, aku sampe bibir aku sampe dower nih " Gerutu Nita kesal.
" Aku abis tidur siang " Nacita memberi alasan dengan lemas.
" Pantes, penampilan kamu acak acakan " Cetus Nita tampa menaruh rasa curiga.
Nita pun langsung masuk ke dalam rumah Nacita. Dan terduduk di sofa ruang tamu.
Nacita duduk dengan masih terlihat sangat lemas.
" Keponakan kamu ada disini ya? " Tanya Nita, penasaran.
" Ia ada " Jawab Nacita singkat.
" Dimana dia ? " Tanya Nita lagi, mencari keberadaan keponakan Nacita dengan kedua bola mata nya tapi tak ada tanda tanda keponakan sahabat nya berada.
" Ada tuh di kamar dia lagi tidur " Jawab Nacita.
" Eeeemmm, gimana dia mau ngga? " Tanya Nita berharap.
" Mau kok!!!! "
" Beneran, mana dia aku mau ketemu? " Tanya Nita, ingin bertemu tak sabar.
" Ia bentar aku bangunin dia dulu " Nacita pun berjalan lagi menuju ke kamar nya, untuk membangun kan AL yang masih terlelap tertidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine not yours (END)
RomanceCerita mengandung unsur dewasa mengenai sebuah cinta.. Yang tidak cukup umur memohon maaf jangan membaca cerita ini. Bermula, ketika Gennita Margaretha di madu karena tidak bisa memberikan keturunan bagi suami nya. Ia di tuduh oleh mertua nya tidak...
