Tepat jam 21.00 AL memberi kabar bagi Nita untuk bertemu, Nita menyanggupi nya, ia pun mau bertemu dimana aja. Sesuai kemauan AL, dirumah AL atau di Apartemen terserah yang terpenting Nita bisa bertemu dengan AL.
Nita sedang merindukan AL ia duduk hanya duduk, di soffa ruang tamu Apartemen nya. Tiba tiba dering telepon menyuruk di ponsel nya Nita pun langsung mengangkat nya, betapa bahagianya dia, orang yang menelpon dirinya itu adalah AL.
" Hallo " Ucap Nita dengan nada lembut.
" Kamu dimana, aku mau ketemu "
" Mmm, aku di apartemen, emang kamu ketemu sama aku dimana? " Tanya Nita, dengan senyuman bahagia.
" Di apartemen aja, aku kesana ya "
" Okey, aku tunggu ya " Suara lirih sensual dari Nita.
*****
" Iiih bahagia banget akhirnya AL mau ketemu sama aku lagi, emang ia kalo jodoh begitu " Gumam Nita bahagia.
Nita pun mengganti pakaian nya, dengan memberi surpise dengan pakaian kesukaan AL yaitu daster hello kity berwarna putih.
Nita merangsek mengambil daster itu di lemari nya, karena ia sudah membeli nya semigu yang lalu.
Ketika, Nita sedang mengganti pakaian tiba tiba, ada suara ketukan pintu. Nita berdecak bingung, ia karena rumah AL dari rumah nya lumayan cukup jauh.
" Loh itu AL, tapi kan,- " Sedikit berfikir, setelah memakai daster itu Nita melangkah membuka kan pintu.
" Ia AL sebentar, ini lagi jalan loh " Ucap Nita, dari dalam Apartement nya sedangkan, ketukan itu terus terjadi.
" AL " Cetus Nita, langsung terkejut ternyata yang datang adalah Hans suami nya.
" AL siapa? " Tatapan heran Hans.
" ALways Happy " Jawab Nita dengan kikuk, lalu kaget melihat suami nya yang datang.
Hans pun langsung memeluk Nita, dengan sangat erat.
" Aku sayang merindukan mu sayang" Bisik Hans di telinga, istrinya.
Pelukan itu di lihat Oleh AL yang datang membawa sebuket bunga. Tepat di belakang Hans, karena pintu apartemen belum di tutup karena Hans langsung memeluk Nita.
Nita yang melihat sontak kaget, AL langsung pergi dari situ. Dengan wajah yang penuh dengan kemarahan.
Nita ingin sekali mengejar AL tapi, Hans malah mendorong tubuh nya masuk ke dalam kamar.
" Ekhh lepas " Ronta Nita.
" Aku sangat merindukan mu sayang, aku merindukan mu " Hans terus melumat bibir Nita, tapi Nita menolak dan terus mendorong tubuh Hans tapi Tubuh kekar dari Hans tidak bisa membuat Nita melarikan diri.
" Aku tidak bermaksud untuk mengerjai mu AL " Bathin Nita, sangat merasa bersalah.
Dengan Hans sudah menindih nya, dan memasukan senjata di dalam Vagina nya. Mendorong secara perlahan, Hans menuntaskan hasyarat nafsu nya. Nita tidak menikmati sama sekali hubungan intim itu pikiran nya terus memikirkan AL yang begitu sangat kecewa pasti padanya.
Hingga nafas memburu dari Hans, Nita hanya berserah dengan ia meniti kan air mata nya.
" Aku mau keluar niiih " Pelik Hans dengan suara bergetar.
Nita tetap diam, dan hanya meringis lalu sampai Hans menyemburkan sperma nya dan lemas tertidur di samping nya.
*****
Sedangkan AL, ia merasa tertipu oleh Nita yang menginginkan bertemu tapi ketika bertemu ia lagi asik dengan pria lain.
" Kenapa bathin saya cemburu melihat dia, bersama pria lain. AH AL hilang kan lah " Pelik AL, memukul mukul gagang sentir.
AL memutuskan untuk pulang kerumah nya karena dia sangat kecewa melihat adegan tadi.
Sesampai nya di depan rumah, AL melihat seorang wanita yang sedang berdiri di depan pintu rumah nya.
Dengan sorotan lampu mobil membuat wajah Wanita itu terlihat sangat jelas.
" Mina " Ucap AL, melihat wanita di depan rumah nya.
AL langsung mematikan mobil nya dan langsung menghampiri Mina.
" Dari mana aja sih kamu, aku udah lumatan nunggu kamu disini, di telepon nin ngga di angkat " Nita melirik ke busana yang di pakai oleh AL sangat rapih.
" Abis ketemu cwe ya " Tudah Nita, langsung membuat AL kikuk.
AL yang menggeleng kan kepala nya.
" Awas aja kamu ketemu sama cewe lain dan tptp sama dia " Mina menunjuk dengan jari telunjuk nya ke arah wajah AL.
AL hanya diam saja, dan senyum senyum, serta menahan tawa.
Mina mengerutkan dahi, " Kamu kenapa kok malah senyum, senyum sendiri " Tegur Mina.
" Ngga, ngga papa. Lucu banget kamu, udah punya suami malah cemburu sama pria lain "
Mina berdecak kesal, dengan ia mengempalkan tangan nya dan meremas sekenceng nya " Aku harus cemburu sama kamu, karena kamu milik aku. Mana kunci nya ? " Mina meminta kunci rumah AL dengan mengelurkan telapak tangan.
" Niiih " AL memberikan kunci itu, dan Mina membuka pintu.
AL berlari menuju mobil.
" Eeh kamu mau kemana, ayo masuk? Aku kunci ya " Teriak Mina, melihat AL malah menghampiri mobil bukan dirinya.
" Jangan dong, bentar " Membuka pintu mobil dan mengambil sebuket bunga.
Mina berdecak bahagia, sambil mulut nya menganga. Lalu, di tutupi oleh dua telapak tangan nya.
" Ini buat kamu " AL memberikan bunga itu kepada Mina.
" Eemmm makasih sayang " Gumam Mina dengan lembut.
" Sama smaa sayang, tapi bunga itu ngga indah lagi malam ini "
" La indah kok "
" Ya tadi sebelum kamu datang, jadi ke banting ke indahan nya. Dengan kehadiran kamu "
" Aaaaaa, kamu mah gombal " Sambil memukul bahu AL.
" Eeeh masuk dulu, nanti ada yang liat gawat loh " AL mengingat kan, Mina untuk masuk ke dalam. Ia tak mau ada yang mengetahui nya.
" Biarin, ngga peduli " Gumam Mina dengan manja.
Namun, AL membopong tubuh Mina untuk masuk ke dalam rumah nya dan menutup pintu tidak di kunci loh.
Next
Ngalir gitu aja, buat kalian yang baca ya di persilahkan kalo ada kata kata typo di koreksi ya...
KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine not yours (END)
RomanceCerita mengandung unsur dewasa mengenai sebuah cinta.. Yang tidak cukup umur memohon maaf jangan membaca cerita ini. Bermula, ketika Gennita Margaretha di madu karena tidak bisa memberikan keturunan bagi suami nya. Ia di tuduh oleh mertua nya tidak...
