Lima puluh

2.4K 188 22
                                        

Happy reading ✨

***

"Di! Alda nelpon gimana dong?"tanya Dewa panik.

"Mana sini!" pinta Aldi santai.

Dewa memberikan ponsel Aldi padanya.

"Hallo" ucap Aldi.

"Kemana aja baru bisa angkat telpon gue? Sesibuk apa sih lu?"

Aldi terdiam sejenak sambil memeriksa riwayat telpon. Ternyata Alda sering menelepon namun tak pernah diangkat oleh Dewa.

Aldi mengalihkan pandangannya ke Dewa.

"Maaf" ucap Dewa pelan.

Aldi hanya mengangguk sambil tersenyum.

"Mmaaf  ya. Lu tau sendiri kan anak kecil gimana? Aktif nya minta ampun, jadi gue harus stay jagain dia" ucap Aldi sedikit merasa bersalah telah membohongi Alda.
A

ldi sudah tau semuanya alur kebohongan yang dibuat Dewa, walaupun tidak masuk akal. Mau tidak mau ia pun harus melanjutkan kebohongan itu.

"Hmm"

"Udah ya jangan ngambek, bentar lagi gue balik kok"

"Kemarin aja ngomong nya bentar lagi tapi gak balik-balik"

"Pertemuan itu butuh kesabaran"

"Gue mau tidur, tapi gak boleh dimatiin"

Tiba-tiba Alda mengalihkan ke vid call, Aldi bingung sedangkan jika Aldi mengangkat nya ,Alda melihat pakaian yang ia kenakan, kebongkar semua kebohongan ini.

Boys

Aldi Adam

Bantuin gue gimana caranya timbulin suara suasana jalan, biar gue seolah-olah lagi dijalan.

"Hallo? Di lu kok diem sih, angkat vid call gue" seru alda.

Angga berlari mendekat ponselnya ke ponsel Aldi, agar Alda mengira Aldi benar-benar sedang dijalan.

"Hmm, hati-hati"

"Nanti gue Tel"

Alda mematikan sambungan telepon nya sepihak tanpa menunggu Aldi selesai bicara.

"Huh" Aldi menaruh ponselnya diatas selimutnya.

"Kenapa?"tanya Angga.

"Alda kek nya ngambek sama gue"

"Sabar aja"

***

"Ahhh sebel bangettt, selalu aja gak diangkat. Sekalian di angkat cuma telpon" gerutu Alda kesal.

"Kenapa sih lu?"tanya Amel keluar kamar mandi.

"Nggak cuma masalah kecil sama Aldi"

"Ohh, si Shanti dah tidur ya?"

"Dah kek nya dari tadi gak gerak-gerak?"

ALDANIA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang