Happy reading ✨
***
"Aldii"ucap Alda masuk kedalam.
Tak lama dokter dan dua suster masuk kedalam ruangan Aldi.
"Maaf pasien akan kami tangani dan lebih baik kalian tunggu diluar saja ya" ucap suster.
"Tapi sus dia pacar saya hikss" ucap Alda sambil menangis melihat Aldi sedang ditangani dokter.
"Serahkan saja semuanya pada kami, kami akan berusaha semaksimal mungkin"
"Udah Ayo Da, kita tunggu diluar. Biar dokter yang tangani Aldi" seru Dewa merangkul Alda keluar.
"Tapi Dew Aldi didalem gue harus temenin hikss hikss"
"Percayain semuanya sama dokter, sekarang mending kita berdoa aja buat kesembuhan Aldi" ucap Dewa membawa Alda keluar ruangan.
Cukup lama mereka menunggu namun dokter tak kunjung keluar dari ruangan Aldi.
"Alda?!" panggil Reta tiba-tiba datang bersama Hendra.
"Mamah hikss" Alda memeluk Reta.
"Kenapa sayang kok kamu nangis?"
"Aldi mah hikss, Aldi di kritis hikss"
"Bukannya kamu bilang Aldi di Belanda jagain tantenya?"tanya Reta bingung.
"Hikss Aldi bohongin Alda hikss, semua temen-temen Aldi bohongin Alda hikss" tangis Alda semakin menjadi.
"Yaudah sekarang kita berdoa yang terbaik buat Aldi" seru Reta melepas pelukannya.
"Hikss hikss"
"Udah gak usah nangis" ujar Reta menghapus air mata Alda.
"Kalian udah ada yang hubungin orang tuanya Aldi?"tanya Hendra pada Dewa dan Dion.
"Udah om, mereka lagi diperjalanan kejebak macet mungkin sebentar lagi sampe"jawab Dion.
"Ohh"
"Eh itu deh om orang tua Aldi" seru Dion menunjuk orang tua Aldi yang sedang mendekat.
Mereka semua melirik ke arah orang tua Aldi mendekat.
"Adam!"
"Hendra!" ucap mereka bersamaan.
"Jadi ini orang tua Aldi?"tanya Hendra pada Dion.
"Iya om" jawab Dion.
Tanpa basa-basi Hendra menarik tangan Alda dan mengajaknya pulang.
"PULANG SEKARANG!" bentak Hendra.
"Tapi pah Aldi didalam" ucap Alda.
"PAPAH BILANG PULANG YA PULANG! KAMU MAU JADI ANAK DURHAKA?HAH!"
Alda tak menjawab ia hanya bisa menangis sambil melirik Reta.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALDANIA
Novela Juvenil"Dasar mesum!nyari kesempatan dalam kesempitan mulu lu!" Bentak Alda mendorong tubuh Aldi. "Empuk" ucap Aldi. Memasang muka mesum. "Bangsad keluar dari kamar gue!" Usir Alda menaikan nada bicaranya. "Nikmat Tuhan mana yang engkau dustakan" ucap Aldi...
