CHAPTER 36

706 50 2
                                        

Sorry For Typo













Hyunbin memencet sebuah tombol dengan tidak sabaran, kemudia datang tiga orang yang dengan sigap menangani Taehyung.

"kenapa kalian lambat sekali eoh! Taruhannya disini adalah nyawa, nyawa putraku, kalian tau itu!" Hyunbin berteriak murka

Reflek sang istri segera mendekap tubuh tegap suaminya.

.
.
.

Setelah beberapa menit, akhirnya Taehyung terlihat lebih tenang, bahkan mata polosnya terlihat ingin segera tertutup, dokter dan perawat yang menangani Taehyung bernafas lega.

Setidaknya mereka terhindar dari kemarahan tuan besar mereka, yang mungkin akan meledak jika Taehyung kenapa-napa.

"bagaimana keadaan putraku?" Hyunbin yang masih mendekap istrinya bertanya tak sabaran

Dokter yang menangani Taehyung tersenyum, "untuk saat ini keadaan tuan muda Taeoh sudah baik-baik saja tuan, namun jika hal ini terjadi lagi segera panggil kami, karena sepertinya kita harus melakukan pemeriksaan lanjutan" jawab lelaki berjas putih itu panjang lebar

"tapi Taeoh tidak mau melakukan pemeriksaan lanjutan yeobo" cicit Yejin yang masih dalam pelukan hangat suaminya

Hyunbin mengusap punggung istrinya pelan, "kembalilah bekerja" perintah Hyunbin yang membuat dokter dan perawat tersebut patuh

"kita bicarakan ini baik-baik nanti okey, sekarang tenangkan dirimu dulu"

.
.
.

"eomma akan kemana?"

"ah, yoongi-ya...eomma akan pergi kekantor appa mu sebentar" lelaki putih pucat itu menaikan satu alisnya lalu mengangguk

"okeh, pergilah" Hwasa tersenyum lalu mengangguk, Yoongi kembali melanjutkan langkahnya yang terhenti

.
.
.

"eomma kenapa menangis?" Hoseok yang baru saja masuk kamar rawat adiknya jelas terkejut kala melihat ibu cantiknya menangis didekapan ayahnya

"tadi Tae sempat kesakitan" jawaban Hyunbin membuat putra sulungnya membulatkan mata

"kesakitan? Memangnya kenapa? Apa dokter disini tidak bekerja dengan baik? Kenapa adikku sampai kesa-"

"kau sudah makan sayang?" suara penuh kelembutan itu menyapa rungu Hoseok, membuat pertanyaan pemuda moodboster itu terhenti

"eomma jawab dulu pertanyaanku" tuntut Hoseok, Yejin melepaskan diri dari pelukan suaminya perlahan

"dia sudah tidak apa-apa sayang, kau tenang ya"

"tapi eomma dia kesakitan tadi"

"tapi sekarang dia sudah tidak apa-apa boy" ucap Hyunbin bermaksud menenangkan anaknya

Hoseok sama sekali tidak menyalahkan dokter yang bekerja dirumah sakit milik keluarganya, hanya saja tadi dia benar-benar panik kala mendengar ucapan Hyunbin tentang keadaan Taehyung beberapa menit lalu.

.
.
.

"jadi...aku tidak bisa hadir ke Jeju ya?" Hwasa nampak kecewa dengan jawaban suaminya

Sungguh, jika Dongwook tidak ada pertemuan nanti malam sudah dipastikan kalau istri sexy nya itu bisa menghadiri pesta ulang tahun temannya.

"kau bisa mengirim hadiah ketemanmu kan? Tidak harus hadir kesana"

Hwasa nampak berfikir, "baiklah, tapi pakai uangmu"

SORRY || kthTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang