33. Gak Peduli?

173 44 28
                                        

"Mencintaimu itu mudah, Yang sulit itu adalah memilikimu seutuhnya"
-Daffa-

🍇Happy Reading🍇

"Mau pesan apa?" tanya Farel.

"Apa yaa?"

"Lihat-lihat aja dulu nihh," Farel memberikan buku menu.

"French fries aja."

Mendengar jawaban Alia, Farel menatap wajah Alia.

"Kenapa? Adakan di sini?"

"Ada sih ada, tapi lo cuma pesan itu dan cuma satu?"

"Iya lah, kalau lo mau berarti pesan dua dong!"

"Terserah! Mau pesan apa lagi?"

"Itu aja dulu."

"Mumpung gue traktir lo! Emangnya lo gak mau pesan banyak gitu? Sekalian habisin duit gue?" tawar Farel.

"Buat apa beli banyak-banyak? Kalau nanti gak ke makan, lebih baik beli makanan secukupnya! Jangan hambur-hamburin uang!"

"Terserah lo deh! Tunggu bentar, gue mau pesan dulu."

"Lama juga gapapa kok," gumam Alia tertawa.

Alia mengeluarkan handphonenya, ia memainkannya. Tak lama kemudian, Vano dan Faiz berjalan melewati Alia tanpa mereka sadari.

Alia yang melihat itu, berniat untuk menegurnya.

"Van, Faiz.." tegur Alia.

Vano dan Faiz sontak langsung menoleh dan mencari sumber suara.

"Alia, ngapain di sini?" tanya Vano menghampiri Alia dan meninggalkan Faiz.

"Makan, lo berdua ngapain juga di sini?"

"Makan lah, masa cuci motor!" celetuk Faiz yang langsung menghampirinya juga.

"Lo udah gak sakit lagi?"

"Alhamdulillah udah lebih baik dari sebelumnya."

"Syukur deh, ohh iya Daffa mana?" tanya Vano.

"Lo pasti makan sama Daffa kan?" sambungnya.

"Tau nih, Daffa di suruh balik lagi ke sekolah malah ngilang. Taunya makan berdua sama lo!"

"Daffa? Tunggu-tunggu, Daffa gak balik lagi ke sekolah?"

"Enggak."

"Gue ke sini bukan sama Daffa! Tapi.."

"Terus sama siapa dong?"

"Sama-"

"Nih Al.." Farel memberikan makanan yang di pesan.

Farel datang secara tiba-tiba, Vano dan Faiz terkejut heran.

"Farel?" Vano dan Faiz membulatkan matanya, mereka tak percaya jika Alia dan Farel bertemu di luar sekolah.

"Vano, Faiz. Ngapain ke sini?" tanya Farel basa-basi.

"Harusnya kita yang nanya! Ngapain lo ke sini?" Vano berbalik tanya.

"Gue makan lah di sini!"

"Al, lo makan berdua sama dia?" Faiz membisikan Alia.

"Gak usah bisik-bisik, gue dengar kali!" celetuk Farel.

"Udah deh, gue sama Faiz gak mau ganggu kalian berdua! Kita pamit yaa Al."

Alia mengangguk.

Vano dan Faiz pergi dan menjauh dari Alia dan Farel.

"Mereka ngomong apa sama lo?"

My Name Is Alya (Alia?)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang