28. Kabar

677 105 9
                                        

Komunikasi itu penting. Kamu mengabari aku, itu artinya kamu menghargaiku sebagai pacarmu.

•••

Hari-hari terlewati dengan baik oleh Tiara dan Anrez. Hubungannya? Entahlah. Anrez semakin sibuk dengan pekerjaannya walaupun mereka bertemu di Dahsyat. Tapi setelah itu sudah, cowok itu harus pergi syuting lagi.

Tiara sekarang sedang berada di kamarnya menatap ponselnya, menunggu kabar dari sang pacar. Sejak mereka berpisah tadi, Anrez belum menghubunginya sama sekali sampai sekarang hampir berbuka puasa.

"Kak Anrez kemana sih? Udah diteleponin dari tadi, gak diangkat-angkat. Tidur apa, ya?"

Tiara Andini
Kaakk, kalau udah on, kabarin
aku yaaaa

Sementara di sisi lain, Anrez sedang bergelut dengan selimutnya. Ia sudah pulang ke rumahnya sejak pukul empat sore tadi, tapi Anrez langsung beristirahat tanpa sempat mengabari Tiara.

Tok tok

"Abaanggg, bangun udah mau buka," kata Mama Adella membangunkan putra sulungnya.

"Iyaaa, Maa."

Anrez bangun dari tidurnya lalu mengambil ponselnya yang berada di atas nakas. Cowok itu membuka ponselnya dan membelakakkan matanya saat melihat banyaknya notifikasi dari Tiara.

Anrez menepuk jidatnya. "Mampus, gue pake lupa ngabarin Tiara lagi." Cowok itu memilih untuk segera menelepon Tiara.

"Haloo, sayaaanggg."

"Apa kamu sayang-sayang?"

"Yaahh jangan marah dongg."

"Enggak kok. Kamu abis tidur, ya?"

Anrez menghela napasnya lega saat mendengar Tiara tidak marah kepadanya. Cowok itu tersenyum senang karena pacarnya mengerti keadaannya sekarang.

"Iyaaa, sayang. Aku baru bangun nih. Sebenernya aku udah pulang dari jam empat tadi, abis sholat aku langsung tiduran, eh ketiduran. Lupa ngabarin kamu, cape banget soalnya."

"Iyaaa, sayaangg. Gak apa-apa kok, aku ngerti."

"Makasih udah ngertiin akuu."

"Sama samaa, ya udah siap-siap buka gih. Bantuin Mama kamu, kasiann"

"Okaayy, gingging. Selamat buka, yaaa."

"Selamat buka jugaa, dadahh."

"Dahhh."

Tutt tutt

Anrez tersenyum lebar saat panggilan terputus. Pacarnya sekarang benar-benar sudah belajar dewasa. Tapi, ia berharap, semoga Tiara tidak memendam perasaannya sendiri karena tidak mau merepotkan dirinya. Anrez dengan senang hati mendengarkan apa yang Tiara rasakan.

Amanda Caesa
Selamat buka puasa, Anrez

•••

Rasa Ini ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang