52. Telat Lagi?

974 119 10
                                        

Kita jaga dia sama-sama, ya?

•••

Waktu terus berlalu, hari-hari berjalan mengganti bulan demi bulan. Tiara sedang berada di kamarnya seorang diri. Anrez baru saja pergi ke lokasi syuting.

Kini Tiara sedang memandangi ponselnya yang menunjukkan kalender. Ia telat haid lagi. Ditambah pusing terus menyerang kepalanya. Sudah berkali-kali ia bulak-balik kamar mandi karena mual.

"Aku telat haid lagi. Tes jangan, ya?" tanya Tiara pada dirinya sendiri. Ia ragu, Tiara takut hasilnya akan membuat dirinya kecewa lagi. Terutama Anrez.

Tiara berdiri dari duduknya saat mual kembali datang. Ia berlari ke dalam kamar mandi untuk mengeluarkan isi perut yang terus mendesaknya.

Huek

Tiara terdiam sambil memikirkan, apakah dirinya harus tes?

Setelah berpikir panjang, akhirnya ia keluar dari kamarnya menghampiri Bi Mirna.

"Bi."

"Iya, Non?"

"Aku boleh minta tolong buatin teh manis anget gak?"

Bi Mirna tersenyum. "Boleh, Non. Nanti Bibi anter ke kamar, ya."

Tiara mengangguk. "Nanti abis bikinin teh, tolong beliin test pack ke apotek, ya, Bi."

"Iya, Non, siap. Non istirahat aja di kamar."

"Makasih, ya, Bi."

Tiara pun kembali masuk ke dalam kamarnya. Ia merebahkan tubuhnya di ranjang.

"Aku hamil gak, ya?"

"Nanti kalau udah tes, terus mengecewakan lagi gimana?"

"Udah dua kali berarti aku bikin Kak Anrez kecewa gara-gara aku belum hamil."

Tiara menutup mulutnya saat mual lagi-lagi menyerangnya. Ia segera berlari ke dalam kamar mandi.

Tok tok

"Non."

"Masuk aja, Bi," teriak Tiara dari kamar mandi.

Bi Mirna masuk ke dalam kamar lalu meletakkan nampan yang berisi gelas dan test pack di atas nakas. Bi Mirna menghampiri Tiara yang berada di kamar mandi.

"Kenapa, Non?"

"Mual, Bi," jawab Tiara. Bi Mirna mengelus punggung Tiara agar majikannya merasa lebih baik.

"Bi, test pack-nya udah beli?"

Bi Mirna mengangguk. "Bibi ambilin bentar."

Tak lama, Bi Mirna kembali masuk ke dalam kamar mandi lalu memberikan test pack-nya kepada Tiara.

"Bismillah, ya, Non. Semoga hamil."

"Aamiin. Makasih, ya, Bi."

Bi Mirna mengangguk lalu keluar dari kamar meninggalkan Tiara seorang diri. Tiara menatap test pack yang berada di tangannya.

"Test aja deh. Bismillah," putus Tiara. Ia memberanikan diri untuk mengeceknya.

Tak lama, hasilnya pun terlihat. Tiara menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia lihat. Dua garis?

•••

"KEIII."

"Astaga, gak usah teriak, cok."

Rasa Ini ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang