24

1.3K 174 227
                                        

Duduk di kursi halte sembari menunggu bus nya datang. Hujan rintik rintik sedikit membasahi kedua kaki gue, namun lebih baik seperti ini dibanding pulang bersama Mingyu.




Setelah bus datang, gue memilih tempat paling belakang. Menyandarkan kepala ke jendela. Selama 15 detik gue memejamkan mata, berusaha menghilangkan kefrustasian atas masalah hari ini.




Tapi, begitu kembali terbuka, gue melihat keberadaan Mingyu tepat di samping bus nya. Ia mengendarai mobil dengan kaca terbuka. Bahkan air hujan membasahi sebagian lengannya.




"apa yang ia lakukan?!" tanya gue pada diri sendiri yang pada akhirnya mengerti.




Bukan tanpa alasan Mingyu sengaja merelakan dirinya terkena air hujan. Ia melakukan hal tersebut untuk merasakan apa yang gue rasakan. Jadi, kalau tadi gue kebasahan di halte bus, ia juga harus kebasahan.




Jun, The 8 dan Dokyeom menoleh bersama. Mereka terkejut mendengar panggilan Mingyu yang terus memanggil nama gue berulang kali.




Walau pintu kamar sudah ditutup, ia masih setia berdiri di depan kamar. Ponsel langsung gue charge. Selagi menunggu baterainya naik, gue memutuskan untuk mandi.




15 menit kemudian, gue menyalakan laptop. Baterai ponsel sudah menunjukan angka 36%. Beberapa notif mulai bermunculan, namun ada satu yang menarik perhatian.














































































































Jung Chaeyeon
oh, jadi lo gebetannya Mingyu?

































































































































Gue pun membalas.




Jung Chaeyeon

oh, jadi lo gebetannya Mingyu?

bukan
kata siapa?

bohong
kalau memang bukan, kenapa
Mingyu nyuruh gue stop berurusan
sama lo?




Ternyata Mingyu benaran menegur Chaeyeon? Bukan menjemputnya?




Membicarakan soal Mingyu, gue mengarahkan kepala ke arah pintu. Layar laptop yang sudah menyala terpaksa gue tutup. Perlahan beranjak dari kursi, menggapai gagang pintu.




Klek.




Saat pintunya terbuka, gue terkejut melihat keberadaan Mingyu disana. Ia duduk di lantai, menyandarkan tubuhnya dengan tatapan kosong.




Benar benar kacau, tidak seperti biasanya.




"Mingyu"




𝗺𝗮𝗳𝗶𝗮 - 𝗺𝗶𝗻𝗴𝘆𝘂 [𝗘𝗡𝗗]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang