Langkah Mingyu mencepat. Ia berusaha memanggil Soobin lewat telepon walau sudah tahu tidak akan diangkat sampai kapan pun. Yang ada di pikirannya kini hanya Soobin, Soobin, Soobin dan Soobin.
Sepanjang jalan menuju lokasi yang tertera dalam pesan, Mingyu terus mendecak, bahkan memaki sendiri. Emosinya tidak bisa dikontrol. Bisa dibilang ia takut kehilangan Soobin untuk yang kedua kalinya.
Soobin POV
Rumah besar berwarna serba putih menjadi tempat pemberhentian kami. Eunwoo keluar terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk gue. Benar benar aneh.
Biar gue perjelas. Sebenarnya memang benar gue gak mau bicara lagi dengan guru bahasa inggris yang satu ini. Tapi, tadi ia menyinggung soal ujian sekolah dan gue cukup tertarik.
Lagipula ia temannya Mingyu, tidak mungkin mencelakai gue. Mari berpikiran positif.
Author POV
Soobin dipersilahkan untuk duduk di ruang tamu selagi Eunwoo masuk ke dalam. Berbagai macam makanan ringan disediakan agar ia tidak bosan menunggu.
Karna tidak mood makan, ia membuka ponselnya. Beberapa postingan yang muncul di beranda instagram membuatnya bosan.
Tunggu, tidakkah kalian merasa aneh?
Tidak ada notif panggilan tak terjawab dari seorang pun. Lalu, nomor siapa yang terus Mingyu hubungi tadi?
Soobin menaruh ponselnya di atas meja setelah Eunwoo datang membawa setumpukan kertas. Ia menggulung lengan kemejanya lalu ikut duduk di samping siswi itu.
"ini ujian tahun kemarin. Kalau ini 2 tahun yang lalu dan yang ini kunci jawabannya"
"kira kira ujian tahun ini akan sama persis gak pak?"
Eunwoo diam. Ia menatap ke arah lantai sambil berpikir keras. Perlahan anggukan nampak. Seketika Soobin merasa senang karna mendapat referensi soal soalnya.
Soobin pikir yang ingin disampaikan oleh Eunwoo telah selesai, nyatanya tidak. Guru bermarga Cha tersebut justru membuka laptop. Mengklik salah satu foto dan menunjukannya.
Betapa terkejutnya Soobin melihat Mingyu, Eunwoo dan Jaehyun di foto itu.
"surprise"
Soobin berdiri. Ia menjauh dari kawasan Eunwoo. Seharusnya ia tidak tergiur dengan soal ujian sekolah. Benar benar bodoh.
Dengan tenang Eunwoo tertawa, "kenapa? terkejut ya?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.