"Jangan mengulangi kesalahan yang sama, banyak kesalahan lain yang patut dicoba."
-AISYA-
🍁🍁🍁
***
~HAPPY READING~
"Lo gapapa?" Tanya Agam duduk di sebelah Aisya.
"Gapapa kok, emang gw kenapa?" Tanya Aisya mencoba biasa saja, bahkan ia tertawa seolah baik-baik saja.
"Lo bohong." Ucapan Agam sontak membuat Aisya menoleh menatap Agam yang juga sedang menatap nya.
Kemudian, Agam mengeluarkan sepucuk surat yang diberikan oleh Iqbal sebelum Iqbal menikah beberapa hari yang lalu. Baru sempat Agam kasih ke Aisya, karena takut Aisya semakin terluka. Namun mungkin sekarang saat ia memberikan surat ini.
"Nih, ada surat dari Iqbal buat lo. Dibaca yang bener ya." Ucap Agam menyondorkan surat tersebut, dan diterima baik oleh Aisya secara perlahan.
Aisya pun menimang-nimang apakah akan ia buka sekarang atau nanti. Ia menatap Agam yang tersenyum padanya. Pada akhirnya ia pun memutuskan untuk membuka surat tersebut dengan ditemani oleh Agam.
"Dear si little bunny yang sedang membaca ini♡
Assalamu'alaikum jodoh orang.
Bagaimana kabar kamu? Semoga sehat dan bahagia selalu ya. Maaf karena tidak bisa menyerahkan surat ini langsung ke kamu, karena aku malu buat ada di depan kamu, Sya.
Setelah kita tak bertemu sekitar 4 bulan, aku sadar bahwa aku sudah mulai terbiasa hidup dalam kenangan kamu, Sya. Mengecewakan kamu benar-benar membuat hidup dan perasaan ku berubah sepenuhnya, tidak menepati janjiku benar-benar sesuatu yang tak aku duga pula.
Aisya, kamu bagaikan belalang yang pernah aku sakiti, aku patahkan kedua kaki belakangmu, aku hancurkan paha dan tubuhmu sesuai dengan keinginan ku, namun itu di luar naluriku. Aku menikmati sebuah kaki yang bergerak tanpa tubuh, dan itu membuatku bahagia di masa kecil, namun menyesal di masa sekarang.
Aku tidak sadar bahwa diammu adalah caramu menahan sakit dari akibat kedua kakimu yang patah, serta harapanmu yang hangus. Dan engkaupun terdiam tidak bisa melompat dengan harapanmu lagi.
Aku telah mematahkan harapanmu, dan aku telah membunuh rasamu. Maafkanlah aku yang tak pernah mengerti akan hal itu. Dan sampaikanlah permintaan maafku kepada seluruh keluargamu.
From Iqbal.
Wassalamualaikum."
"Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh." Lirih Aisya berkaca-kaca, bibirnya bahkan bergetar menahan tangis.
"Gue di sini, Sya. Gue di sini buat lo, nggak akan gue biarin lo sendirian." Ucap Agam membuat Aisya lagi-lagi tak bisa membendung air matanya.
"Tuh, lo aja kenapa-napa. Lo ngga baik-baik aja, Sya." Imbuhnya membuat Aisya semakin terisak. Agam pun beranjak dari duduknya dan berdiri di depan Aisya yang berjongkok itu.
"Aisya." Panggil Agam lembut membuat Aisya langsung berdiri dan memeluk Agam erat.
Agam membalas pelukan Aisya dengan tak kalah eratnya. Mengelus punggung Aisya menyalurkan ketenangan.
Dari kejauhan, ada inti ALEXCO GENG bersama orang tua ymenyaksikan AgamAisya. Mereka tersenyum hangat melihat hal itu, terkecuali satu orang. Salah satu diantara mereka diam-diam menatap AgamAisya sendu, ia merasa seakan Agam dan Aisya memang saling mencintai, tentunya hal itu membuat nya nyesek.
KAMU SEDANG MEMBACA
A G A M
Teen FictionSEQUEL TO SUAMIABLE. ON GOING! JADILAH PEMBACA YANG BIJAK, JANGAN PLAGIAT! AGAM NICHOLAS ALFAHREZA terkenal dengan julukannya yaitu ice prince. Cowok dingin yang diidam-idamkan para murid kaum hawa di SMA Galaxy. Aisyaqeela Rayendrah Al-Fairuz a...
