2 - ina

290 35 0
                                        

Lia itu cantik dan lucu. Tidak heran banyak cowok yang suka padanya.

Salah satunya Soobin.

Cowok tiang yang satu jurusan dengan Lia itu pasti punya seribu cara untuk mendekatinya, tapi Lia dengan halus menolaknya.

Tapi walaupun banyak yang suka, Lia tidak mempunyai pacar.

Alasannya?

Karena dia baper sama Minho.

Iya, kakak angkatnya.

Gimana dia nggak baper kalo diperlakukan kayak gini ...

"Ina, nanti ada kelas?"

"Ada, Mas. Nanti jam sembilan. Kenapa?"

Iya, mas. Minho meminta para sepupu dan adik angkatnya untuk memanggilnya mas. Biar terkesan kalem dan lebih Jowo gitu. Minho kan orang Jawa asli.

"Gue anter, ya?"

"Beneran?" Kalau di komik-komik, mata Lia pasti sudah ada lope-lopenya.

"Iya. Lo nggak apa gue anter, kan?"

"Nggak, kok, Mas." Lia tersenyum. "Gue seneng malahan."

Minho ikut tersenyum. "Ya udah, sana siap-siap. Bentar lagi jam sembilan." katanya setelah itu mengacak-acak rambut Lia dan mencubit pipinya sebelum akhirnya pergi ke kamar.

Lia langsung kesurupan.

Tapi setelah sampai kampus, dia harus menelan kecewa karena alasan Minho mau mengantarnya adalah ...

... untuk menemui pacarnya.

Dan berakhir Lia jadi galau.

"Kenapa, Na?" Soobin menghampirinya.

Saat ini posisinya sedang duduk di pojok kantin.

Lia yang meletakkan kepalanya di lipatan tangannya menggeleng. "Crush gue udah punya pacar."

Soobin tentu saja terkejut.

Tenyata Lia sudah punya crush?

Akhirnya Soobin duduk di samping Lia kemudian mengelus punggungnya. "Gue bisa kok gantiin crush lo."

"Kalo hati bisa diatur jatuhnya ke siapa gue juga pengennya jatuh ke lo, Bi."

Soobin terkejut. Lelaki itu sampai berhenti mengelus punggung Lia sebelum akhirnya kembali melanjutkan kegiatannya. Soobin terkekeh. "Nggak apa-apa, pelan-pelan nanti bisa kok move on."

"Tapi susaaah!" Lia merengek. "Dia suka perlakuin gue dengan baik, lembut banget! Gimana nggak baper?!" Dia akhirnya mengangkat kepalanya, menatap Soobin. "Bian, gue harus gimana?" Lia terlihat putus asa.

Soobin tersenyum. "Coba liat cowok lain di sekitar lo selain mas crush. Lo selama ini terlalu fokus sama dia, makanya susah buat move on. Coba noleh ke orang lain yang selalu ada buat lo."

Noleh ke gue, Na.

***

Winter, Chaeryeong dan Sunoo sedang duduk bersama di kantin. Mereka baru saja kelar kelas dan berkumpul di kantin.

"Eh, eh! Itu Ina, deh." seru Winter.

Sunoo yang lagi makan bakso mercon yang warna kuahnya benar-benar merah menoleh ke arah yang ditunjuk Winter. Melihat Lia dan Soobin yang berada di pojok kantin. Terkejut, alhasil cowok itu tersedak hingga wajahnya memerah.

Tenggorokannya benar-benar sakit.

"Eh, duh, Se ... kok bisa keselek, sih?" Chaeryeong memberi Sunoo air minum. Sang adik langsung meminumnya.

SepupuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang