30 - Gejolak Cemburu

42.7K 1.5K 39
                                        

HELLO? APA KABAR KALIAN SEMUA?
SEMOGA DALAM KEADAAN SEHAT YA
AAMIIN YA RABBAL 'ALAMIN

MAAF BARU BISA UPDATE YA HEHEHE

*. : 。✿ * ゚ * .: 。 ✿ * ゚ * . : 。 ✿ *
HAPPY READING
*. : 。✿ * ゚ * .: 。 ✿ * ゚ * . : 。 ✿ *

Di atas aspal dengan menaiki motor sport milik seorang pria yang entah siapa namanya, ia tidak tahu, Nazwa memainkan ponselnya untuk mengabari Fina. Namun, belum mengabari, ternyata sahabatnya ini sudah mengirim pesan yang jumlahnya bisa dikatakan banyak.

Setelah selesai membaca pesan itu, ia pun membalas dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku baju seragam. Tangannya ia letakkan di besi belakang supaya ia tidak terjatuh.

"Mas, bisa cepetan dikit nggak? Udah hampir jam 7, nanti saya bisa telat." Ucapnya pada pria di depannya.

"Bisa, tapi nanti kalau kamunya kenapa-napa, jangan salahin saya ya?" Balas pria itu.

"Aman!" Sahut Nazwa.

"Pegangan dulu kalau gitu!" ucap pria itu dengan maksud supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Mendapatkan perintah seperti itu, Nazwa malahan bimbang sendiri. "Kalau nggak pegangan boleh?" Tanya cewek itu.

Pertanyaan dari Nazwa yang seperti itu dan nada yang seperti itu juga, jelas sekali kalau dia sudah mempunyai kekasih. Pria itu tersenyum kecil dari balik helm. "Kamu dah punya pacar ya?" Tanyanya.

"..."

Karena tidak mendapatkan jawaban apapun, ia pun berucap kembali. "Oh iya nggak papa. Yaudah pelan-pelan aja daripada kamu kenapa-napa, nanti saya yang dimarahin pacar kamu"

"T-tap---"

"Nggak ada tapi-tapian. Mending telat, daripada nyawa kita taruhannya." Potong pria itu.

"Huft, yaudah." Pasrah Nazwa.

Kemudian mereka melanjutkan perjalanan dengan kecepatan sama seperti pertama.

Sudah pasrah, tapi tentu saja di hati Nazwa sangat-sangat tidak tenang. Ia pun berusaha membujuk laki-laki di depannya supaya mau mengebut.

"Mas, plis lah. Ngebut, dikit aja. Kalau misalnya kamu takut saya kenapa-napa, saya aja yang bawa motornya. Tenang aja karena saya bisa pakai motor sport kayak punyamu. Ya mas ya?" Ucap Nazwa membujuk.

"Tidak." Balas cowok itu.

"Yok lah Mas, masnya ganteng loh. Pasti hatinya juga ganteng kan?. Saya bener-bener males banget kena hukuman di sekolah." Lanjut cewek itu bercurhat.

***

Keadaan sekolah, dimana tempat Nazwa dan teman-temannya bersekolah, sangat sepi karena semua murid sedang melaksanakan KBM di kelasnya masing-masing.

Di kelas 12 IPA 3...

"Anterin ke toilet, Do" ucap Tirta pada Aldo

"Mau ngapain?" Tanya Aldo.

Tirta memutar bola matanya malas. Aneh-aneh saja pertanyaan dari mulut seorang Aldo. "Makan. Ya ada panggilan alam lah!" Sengitnya.

"Oh." Balas Aldo.

"Buruan!" Ucap Tirta tak sabaran karena memang benar-benar sudah di puncak.

"Iya." Balas Aldo.

"Bu, izin ke toilet bentar ya, ada panggilan alam!" Ucap Tirta izin pada Ibu Guru yang sedang mengajar.

PACARKU CUEKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang