48 - Berita Apa Lagi Ini?

14.4K 525 47
                                        

Hallo frwendss!!! Pa kabar kalian semua? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, pastinya bahagia! Aminn.

Follow, Vote dan Comment cintahh!!!!

💐💫HAPPY READING💫💐

Cowok dengan jaket hitam memasuki kawasan rumah sakit. Cowok itu berjalan dengan tujuan ke kamar Nazwa. Andra, dia yang datang ke rumah sakit untuk menemui Nazwa. Sebenarnya dia sudah dilarang oleh Nazwa untuk tidak menjenguknya di chat tadi. Namun, karena ia ingin bertemu, jadi ia nekat untuk pergi.

Sebelum berjalan masuk ke resepsionis, Andra melihat dua cewek yang sedang berjalan keluar. Ia adalah Fina dan Nazwa. Setelah Andra mengetahui siapa cewek itu, langsung saja menghampiri. Andra berjalan menuju taman, dimana ada Fina dan Nazwa di sana. Tetapi, karena kelihatannya Nazwa dan Fina sedang bercerita, ia menunggu selesai saja.

Melihat obrolan antara dua cewek tersebut selesai, langkah kakinya berjalan menuju kursi panjang area taman. "Selamat malam, Nazwa!" sapanya tepat di belakang Nazwa.

Nazwa yang sedang bercerita dengan Fina, menoleh ke belakang guna melihat orang yang menyapanya. Mata cantiknya sempat melotot karena terkejut. Namun langsung reda karena ia sadar. Nazwa tersenyum, "Eh selamat malam, Ndra!" balasnya ketika sudah melihat orang tersebut.

"Kok diluar?" tanya Andra.

"Bosen di dalem," jawab Nazwa.

"Boleh gabung nggak?" tanya Andra.

Nazwa menyenggol lengan Fina membuat Fina sedikit bingung, kenapa sahabatnya ini tiba-tiba menyenggol-nya. Mungkin, Nazwa tidak ingin menjawab karena malu, jadi ia saja yang menjawab.

"Boleh kok," balas Fina.

Bola mata Nazwa membulat dengan sempurna. Dasar teman tidak peka. Padahal ia menginginkan kalau Fina itu tidak memberikan izin. Eh malah salah prediksi. Setelah menatap tajam Fina, Nazwa langsung tersenyum kikuk kepada Andra.

"Duduk, Ndra," ucap Nazwa.

Andra duduk di sebelah Nazwa. Sedangkan Fina, cewek itu masih berdiri di sebelah Nazwa. Tidak lama kemudian, Fina berpamitan kepada Nazwa.

"Eh, kalian ngobrol dulu aja ya. Gue mau beli teh anget dulu. Disini dingin banget," ucap Fina. Memang dasar teman tidak punya pikiran, batin Nazwa.

Andra berdehem. "Kamu nggak keberatan kan, aku duduk di sini?" tanya Andra memastikan. Takut kalau Nazwa terganggu dengan kehadirannya.

"Enggak kok," balas Nazwa.

"Oh iya, kamu ngapain ke sini?" tanya Nazwa. Ia heran kenapa Andra bisa tiba-tiba datang menemuinya. Padahal tadi ia sudah bilang kalau tidak usah menjenguk. Tapi ya sudahlah, mana mungkin ia mengusir orang yang akhir-akhir ini membantunya.

"Pengen jenguk kamu aja. Oh ya, kamu di luar malam-malam begini emang nggak dimarahin sama petugas?" jawab Andra diakhiri dengan pertanyaan.

Nazwa menggelengkan kepala. "Enggak, soalnya belum ketahuan." balas Nazwa.

Mendengar ucapan Nazwa barusan, senyuman dari bibir Andra menjadi terlihat. "Ada-ada aja kamu."

"Btw, makasih ya coklatnya, udah aku makan," ucap Nazwa.

"Sama-sama, kamu suka?" Nazwa mengangguk sebagai jawaban.

"Gimana keadaan kamu? Udah membaik?" tanyanya.

Nazwa mengangguk. "Udah lumayan, besok kan udah boleh pulang,"

"Syukurlah kalau begitu. Oh iya, besok perlu bantuan buat pulang ke rumah nggak? Besok aku free gaada kelas," tanya Andra.

PACARKU CUEKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang