HI GAIS, APA KABAR KALIAN SEMUA?
BINTANG SAMA KOMENNYA JANGAN LUPA!!!
HAPPY READING
Selesai urusan dengan Clara, Aldo berpamitan kepada orangtua Clara untuk pulang.
"Tante, saya pamit pulang dulu ya, udah sore" ucapnya pada wanita paruh baya bernama Diana.
"Oh iya Nak. Kalau boleh, tante mau minta tolong sama kamu, besok kamu jemput Clara ya? Soalnya dia belum bisa bawa mobil sendiri. Terus supir di rumah juga lagi cuti beberapa hari. Ayah Clara juga belum pulang dari luar kota." ucap Diana.
Laki-laki itu tampak berfikir sejenak. Mau menolak tapi dia juga kasihan pada Clara. Cewek itu baru saja jatuh dari tangga. Tetapi jika menerima permintaan itu, pasti pacarnya akan berfikir yang tidak-tidak. Ya sudahlah nanti malam akan ia kabari perempuan itu mengenai hal ini.
"Ya sudah, besok Aldo jemput Clara nya." jawab Aldo.
Diana tersenyum manis ke arah Aldo. "Makasih ya Nak udah mau bantu Clara. Tante seneng kalau anak tante mainnya sama kamu. Kamu itu anaknya baik, nggak kaya laki-laki diluaran sana yang mau milikin anak tante" ucap Diana.
"Saya biasa aja kok. Ya sudah, saya pulang dulu ya. Takut di cariin Ibu" ucap Aldo.
"Seandainya aja kamu sama Clara pacaran. Kan tante lebih bahagia. Pasti Clara juga ikut bahagia kalau kalian berdua jadian" ucap Diana tiba-tiba.
Mendengarkan ucapan itu, membuat Aldo menjadi canggung. "Hehe, saya sudah punya pacar, tan. Tante juga sudah tau, dan Clara juga sudah tau. Maka dari itu, saya sudah tidak bisa sepenuhnya perhatian sama anak tante." balas Aldo.
Diana diam. Kemudian wanita itu hanya tersenyum simpul. "Hehe iya udah punya ya? Yaudah kalau kamu mau pulang, hati-hati ya!" peringat Diana.
Aldo mengangguk dan tersenyum manis. "Iya tante. Saya pulang dulu, Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam." jawab Diana.
Laki-laki bernama Aldo sudah mulai melenggang pergi meninggalkan pekarangan rumah Clara.
**********
Nazwa sedang tiduran di atas ranjang dengan HP yang berada di genggamannya. Karena sakit, ia jadi tidak diperbolehkan keluar rumah dan harus libur sekolah terlebih dahulu oleh orang tuanya. Padahal cuma jari doang yang sakit, malah menjadi seperti ini. Hal itu tentu membuat dia bosan berada di dalam rumah.
Ia hanya mengutak-atik ponselnya karena tidak tahu mau melakukan hal apa. Mau menelpon Aldo, tapi pasti dia baru pulang sekolah karena sekarang sudah jam 2 siang. Pasti Aldo membutuhkan istirahat yang cukup. Jadi mana mungkin ia tega menelpon laki-laki itu, yang ada malah mengganggu waktu istirahat.
Ketika sedang memainkan ponsel, tiba-tiba notifikasi dari aplikasi 'Instagram' mengganggu aktivitasnya. Buru-buru ia membuka aplikasi tersebut dan membuka notif dari Fina yang juga ikut men-tag akun Nazwa. Karena komenan dari Fina membuat dia penasaran, langsung saja ia lihat. Betapa terkejutnya cewek itu ketika melihat postingan instagram gosip sekolah. Postingan yang terlihat jelas muka dua orang yang ia kenali.
Dada Nazwa tiba-tiba terasa sesak karena melihat foto tersebut. Bagaimana tidak? Dia melihat foto pacarnya sendiri sedang berpelukan dengan cewek yang sudah jelas-jelas melukai dirinya. Bahkan sampai dengan tega mau merusak hubungannya dengan Aldo. Yang sama sekali Nazwa tidak duga adalah, kenapa bisa pacarnya itu sekarang ada di rumah Clara dan berada di kamar pula.
Nazwa hanya mampu tersenyum getir melihat foto yang di posting lambe turah. Melihat itu, seakan semua anggota tubuh yang dia miliki saling berinteraksi satu sama lain. Matanya mulai melihat foto beserta komen dengan air mata yang mengalir, hatinya membaca dalam hati, tangannya men-scroll, dada dan hatinya sakit, bibirnya bergetar karena menahan tangisan supaya tidak pecah, dan kaki yang sengaja ia getar-getarkan untuk mengurangi rasa sakit.
KAMU SEDANG MEMBACA
PACARKU CUEK
Teen Fiction"Aldo tungguin ih!" "Lelet." *** "Aldo bantuin, berat." "Manja." *** "Aldo, Nazwa pusing." "Lemah." *** "Aldo, kaki Nazwa kesleo. Kamu bisa nggak papah Nazwa sampe ke depan kelas?." "Ck! Nyusahin!" *** "Aldo, Nazwa capek." "Istirahat." *** "Aldo, Na...
