45 - Mak Lampir Berulah Lagi

20.2K 1K 206
                                        

HI HI HI! APA KABAR KALIAN SEMUA?
SEMOGA SEHAT SELALU YAA, AMINN

DAH LAMA GA UPDATE CERITA INI YE
HEHEHEE MAAF YAA

INSYAALLAH HABIS PAT, SEKITAR 2 MINGGU
YANG AKAN DATANG AKU MAU LANJUTIN
CERITA INI LAGI YAA

HAPPY READING KAWAN

•┈┈┈••✦ ♡ ✦••┈┈┈•

Kring kring kring~~~

Bel istirahat berbunyi. Semua siswa-siswi berbondong-bondong menuju kantin sekolah untuk melaksanakan aktivitas makan siang. Walaupun masih jam 10, mereka pun sudah sangat lapar. Namun, tidak semua siswa maupun siswi menuju kantin, ada yang pergi menuju gazebo sekolah untuk membaca buku dan memakan bekal mereka. Ada juga yang pergi ke tempat ibadah.

Kali ini, Nazwa dan Fina langsung mendaratkan pantat mereka berdua di atas kursi kayu kantin. Mereka langsung memesan makanan berat supaya bisa tahan lapar sampai nanti siang. Mereka memesan bakso dan soto. Minumannya mereka memesan es teh manis.

Tidak berselang lama, pesanan kedua cewek itu pun datang. Karena sudah sangat amat lapar, keduanya pun langsung memakan bakso dan soto yang sudah di bumbui oleh ibu kantin. Untung penjual dua makanan itu sudah mengetahui selera Nazwa dan Fina. Jadi, sudah langsung di bumbui sekalian. Baik bukan?

Seperti orang yang tidak makan selama 2 tahun, Nazwa dan Fina sangat fokus dengan makanan yang ada di hadapan masing-masing. Mereka bahkan tidak mengobrol sembari memakan makanan siang. Biasanya kan mereka akan bercerita, tepatnya berghibah. Memang kelaparan sekali mereka ini. Bahkan, untuk menghabiskan makanan itu hanya butuh waktu 5 menitan saja.

Es teh manis yang sudah dipesan, langsung diminum oleh kedua cewek itu. Satu gelas langsung diteguk habis dalam hitungan detik. Suara sendawa keluar dari mulut Nazwa dan Fina secara bersamaan.

"Alhamdulillah, akhirnya bisa kenyang," ucap Nazwa sambil memegangi perut buncitnya karena baru memakan makanan yang sangat amat lezat dan bergizi.

"Gue belum kenyang tapi, Naz." balas Fina sambil menampakkan cengiran biasanya.

Nazwa memelototkan kedua bola matanya. "BELUM KENYANG?!" teriaknya.

"Belum lah. Lo pikir makan soto sedikit itu langsung kenyang? Tentu tidak bego!" balas Fina.

"Terus, kenapa tadi lo bersendawa? Bukannya itu tanda orang kenyang?" tanya Nazwa.

"Gue masuk angin, Naz" balas Fina menahan tawa.

Nazwa hanya menggeleng-geleng kan kepalanya.

Di tengah-tengah keasyikan mereka menikmati cemilan yang lainnya, tiba-tiba ada seseorang yang datang dan langsung menggebrak meja kantin tersebut.

Brak!!!

Suara itu membuat Nazwa dan Fina terkejut bukan main. Bahkan, bukan hanya mereka berdua saja yang terkejut, melainkan orang-orang yang berada di sekitar langsung menoleh ke arah mereka berdua.

Orang itu mendekat ke arah Nazwa dan membuat cewek itu berdiri. Tangannya digunakan untuk mengangkat dagu Nazwa supaya Nazwa mau menatap mata hitam miliknya. Tatapan kebencian sudah tetpancar di mata orang itu dengan jelas.

Plakk!!!

Suara nyaring terdengar jelas. Baru saja pipi Nazwa di tampar oleh orang tersebut. Sakit, perih, panas, itu yang di rasakan oleh Nazwa sekarang. Nazwa memegangi pipinya yang mulai memerah, bahkan cap telapak tangan pun bisa terlihat. Betapa kerasnya tamparan orang itu.

PACARKU CUEKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang