HELLO GES! PERASAAN BARU KEMARIN AKU UP, SEKARANG UP LAGI😭😭😭👍👍👍 MANGTAPPSS!
GIMANA KABAR KALIAN? BAIK? ALHAMDULILLAH
TANPA LAMA-LAMA, SILAHKAN BACA. KALAU NGGAK SUKA, SKIP AJA YA TEMEN-TEMEN😁👍
*. : 。✿ * ゚ * .: 。 ✿ * ゚ * . : 。 ✿ *
HAPPY READING
*. : 。✿ * ゚ * .: 。 ✿ * ゚ * . : 。 ✿ *
Dua motor, satu sport dan satu matic, kini melaju di jalanan. Dua orang yang mengendarai motor tersebut adalah Nazwa dan Andra. Mereka berkendala dengan Nazwa berada di depan dan Andra berada di belakang. Tetapi, posisi itu hanya berlangsung selama beberapa menit. Setelahnya, Andra melaju ke arah samping motor Nazwa.
Andra membuka kaca helmnya dan mengucapkan sesuatu kepada cewek di sampingnya yang juga sedang mengendarai motor. Namun, karena suara motornya ini, menjadikan cewek itu tidak leluasa dalam mendengar. Jadi, ia harus berteriak untuk mengucapkan sesuatu.
"Ikutin aku ya!" Ucapnya.
"Ha?!" Teriak Nazwa yang belum mendengarnya.
Cowok itu mengulangi ucapan yang tadi dengan suara yang sengaja ia tinggikan agar bisa di dengar oleh cewek itu. "Ikutin aku!"
"Kemana?!" Tanya Nazwa.
"Katanya mau makan, ya kita ke resto atau warung makan" ucap Andra.
"Gausah, langsung pulang aja!"
"Ga ada! Kamu belum makan"
"Udah ayo ikutin aku! Kalo nggak, ku bilangin preman itu supaya nyulik kamu"
"Gamau! Iya aku ikutan!"
"Good girl!"
Kini posisi mereka pun menjadi berubah. Dari yang awalnya Nazwa berada di depan dan Andra berada di belakang, kini menjadi Andra yang di depan dan Nazwa di belakang. Nazwa mengikuti ke mana arah yang diinjak Andra sampai mereka benar-benar berada di depan warung makan.
Walaupun tadi sempat ada problem karena ulah jail Andra yang sengaja berpura-pura mau belok di gang kecil, malah nyatanya tidak. Alhasil, Nazwa pun belok dan berujung harus putar balik mencari jalan pintas karena memang sempit sekali jalannya. Mau mundur juga susah karena keburu ada penjual sayur. Sialan memang si Andra ini.
Untung saja tadi cowok itu langsung mengarahkan jalan dengan telepon. Coba kalau tidak, pasti sudah habis cowok itu ditangannya. Main-main kok sama Nazwa.
Kini mereka memasuki kawasan warung dan duduk di kursi yang sudah disediakan.
"Sini duduk dulu, jangan cemberut mulu, nanti tambah jelek kamu," goda Andra yang daritadi melihat muka kesal cewek di depannya karena hal tadi di jalan.
Ucapan cowok itu hanya didengar Nazwa dari telinga kanan dan langsung keluar melalui telinga kiri. Hal itu tentu saja membuat Andra terkekeh.
"Udah ih, masa mau ngambek mulu? Mending pesen makan, kamu mau pesen apa?," tanyanya.
"Terserah!" Balas Nazwa.
"Eh, kamu ternyata cewek ya?" ucap Andra tiba-tiba.
Nazwa menautkan alisnya kebingungan sekaligus heran dengan ucapan cowok itu barusan. Aneh sekali cowok itu kalau baru tau dirinya ini perempuan? Apa sliwer kali ya?
"Maksudnya apa sih? Gak jelas banget kamu ih" ucapnya.
"Ya kan biasanya kalau cewek asli, kalau di tanya makan ataupun apa, pasti jawabnya terserah, kayak kamu tadi" balas Andra.
KAMU SEDANG MEMBACA
PACARKU CUEK
Teen Fiction"Aldo tungguin ih!" "Lelet." *** "Aldo bantuin, berat." "Manja." *** "Aldo, Nazwa pusing." "Lemah." *** "Aldo, kaki Nazwa kesleo. Kamu bisa nggak papah Nazwa sampe ke depan kelas?." "Ck! Nyusahin!" *** "Aldo, Nazwa capek." "Istirahat." *** "Aldo, Na...
