[Romance]
Dunia Ilana itu hanya dipenuhi luka, derita, dan air mata. Terlebih, setelah mamanya tiada, rasa sakit yang Ilana rasakan kian luar biasa. Hingga Ilana lupa bagaimana cara untuk tertawa.
Kepahitan hidup yang semakin menjadi-jadi, membuat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Selamat datang kembali di bab terbaru Serambi Masjid ~~
Syarat sebelum melanjutkan membaca bab ini:
Lakukan butterfly hug, lalu ucapkan, "Alhamdulillah, terima kasih Allah, telah melapangkan hatiku, menguatkan jiwaku, dan membuatku mampu bertahan di titik sekarang."
Karena bab ini mengandung gula, jangan lupa ucapkan Maa Syaa Allah, ya.. Buat yang jomlo ucapkan istighfar supaya nggak halu berlebihan hehe
Baper ditanggung sendiri :)
Selamat membaca! Jangan lupa awali dengan basmallah...
Jangan lupa untuk vote dan komen juga!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Antara doa dan takdir, kamulah yang menjadi jawabannya."
- Fillah Sahef -
•••
"Percayalah, di luar sana ada yang diam-diam mendoakanmu. Ada yang menginginkan untuk segera dipertemukan denganmu. Ada yang selalu menjagamu melalui doa yang dipanjatkan kepada-Nya. Di hatinya terjaga cinta untukmu."
_________Serambi Masjid__________
- - -
Langit cerah mulai merayap dari peraduannya, mempersilakan gelap untuk bertakhta. Cahaya jingga di batas cakrawala kian menghilang, tergantikan malam penuh bintang yang terang benderang.
Di tengah-tengah gersangnya kota Madinah, tepat di salah satu rumah, terdengar suara yang mengalun indah membelah kesunyian malam yang mencekam. Di saat semua orang telah larut dalam alam bawah sadarnya, laki-laki bernama Fillah itu terjaga dari tidurnya. Mengambil wudhu dan membentangkan sajadah, lalu melaksanakan rukun demi rukun untuk memenuhi sunnah-sunnahnya.