44 : Hadiah dari-Nya

9.1K 674 145
                                        

Selamat datang kembali di bab terbaru Serambi Masjid ~~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Selamat datang kembali di bab terbaru Serambi Masjid ~~

Syarat sebelum melanjutkan membaca bab ini:

Lakukan butterfly hug, lalu ucapkan, "Alhamdulillah, terima kasih Allah, telah melapangkan hatiku, menguatkan jiwaku, dan membuatku mampu bertahan di titik sekarang."

Selamat membaca!
Jangan lupa awali dengan basmallah...

Jangan lupa untuk vote dan komen juga!
Ini hampir 6000 kata, lho :)

Tolong tandai kalau ada typo, ya!

“Sejak bertemu denganmu, seolah semua harapan dan keinginan telah terpenuhi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“Sejak bertemu denganmu, seolah semua harapan dan keinginan telah terpenuhi. Setelah mendapatkanmu, kini diriku menjadi sempurna.”

- Ilana Adzkiya -

•°•°•°•°•Serambi Masjid•°•°•°•°•

-
-
-

Terkadang, Ilana bertanya-tanya mengapa hidupnya seperti ini. Lika-liku perjalanan hidupnya tak pernah terbesit dalam benak. Bahkan, jika dibandingkan dengan kisah dalam film atau sebuah cerita karangan penulis, maka kisahnya bisa dikatakan lebih rumit.

Awalnya, Ilana teramat sulit untuk menerima. Segala yang telah terjadi sungguh meninggalkan bekas luka yang cukup dalam. Kewarasannya terombang-ambing bak sampan yang diterpa badai. Jiwanya sering kali merasa tak tenang. Lingkup kebahagiaan memudar dan menghilang begitu saja. Ilana dilanda keterpurukan.

Kepahitan dalam hidup menjadikan Ilana seperti batu karang. Kuat dan keras. Ilana menjadi cenderung mengabaikan semua hal buruk yang telah terjadi. Selalu tersenyum di balik luka dan menegaskan bahwa dirinya baik-baik saja. Ilana mengerahkan seluruh tenaga untuk memendam semua masalah yang ada dan tak mau membaginya kepada sesiapa. Ilana kebal dan kokoh. Meski pada kenyataannya, alam bawah sadarnya selalu menangkap hal buruk yang menerpa, membuat luka yang tertoreh semakin menganga. Kepribadiannya yang tertutup tersebut membuat sebuah rasa tertahan yang menumpuk menjadi gunungan yang siap meledak kapan saja.

Serambi MasjidCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang