Malam....
Baru kelar ketik nih....
Btw, terima kasih untuk 2,1k+ komen di chapter sebelumnya 😙
Tidak lupa mengingatkan, sebelum baca tolong VOTE dulu ya ☺️ Dan jangan lupa penuhi paragraf dengan komen kalian 😉
Selamat membaca!
────────────────────────────────────────────
"Akhir pekan nanti aku kemari, Ma," kata Elena yang kini sedang berpamitan dengan Veronica.
"Tidak usah, Lena." Mengingat jarak dari Radbal ke Peybury 2 jam lebih, Veronica tidak ingin membebani Elena dengan terlalu sering bolak-balik melakukan perjalanan untuk mengunjunginya kemari.
"Kita bisa melakukan panggilan video untuk bertukar kabar, tidak perlu kemari," lanjut Veronica.
Veronica sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya berangsur membaik. Oleh karena itu Veronica menyuruh Elena kembali ke Radbal, sebab Elena sudah membolos kuliah terlalu lama.
Elena kemudian memeluk Veronica. "Semoga mama bisa segera beraktivitas seperti biasanya."
Veronica orang yang baik, tulus, dan penuh kasih sayang. Jadi wajar jika Elena juga memberikan timbal balik yang positif pula. Ia merasa beruntung karena dikelilingi orang-orang baik. Dan ia tidak ingin ada orang yang merasa kehilangan sosok Elena Morales. Tapi sikap yang ia tunjukkan juga bukan sebuah kepalsuan.
Veronica menyentuh sisi wajah Elena, mengusapnya. "Kuliah yang benar, Lena."
"Aku tidak seperti dulu lagi. Mama tidak perlu khawatir," balas Elena.
Setelah Elena keluar dari kamar, tidak lama Kai, Barra dan Gavin masuk untuk berpamitan dengan Veronica.
"Terima kasih ya kalian sudah banyak membantu," ucap Veronica pada ketiganya.
Elena menghampiri Nico yang berada di luar rumah dan sedang merokok. "Aku seperti anak durhaka saja meninggalkan mama saat kondisinya belum pulih total," celetuknya.
"Mama mengusirmu karena kau harus kuliah." Nico sendiri akan tetap tinggal, setidaknya hingga kondisi Veronica benar-benar pulih. Alec juga telah memberikan izin, karena sebenarnya Nico sudah mulai disibukkan dengan urusan perusahaan.
"Anggap saja kita bertukar tempat. Kau gantian ikut papa," lanjut Nico berseloroh. Sebab sejak Alec dan Veronica bercerai, ia ikut dengan Alec dan Elena yang tinggal bersama Veronica.
"Dadah, Nico," ucap Gavin sambil membawa langkahnya menuju mobil.
"Kami pulang dulu," pamit Barra.
"Hmm. Hati-hati," ucap Nico.
"Aku belum berpamitan dengan Uma dan Noah." Elena kembali masuk ke dalam rumah.
Hal tersebut bertepatan dengan Kai yang ingin keluar rumah. Kai malah bersikap jahil dengan sengaja menghadang langkah Elena. Ketika langkah Elena kekanan, Kai juga ke kanan. Elena bergeser ke kiri, Kai juga bergeser kekiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
PREDESTINATION
RomanceSaat mendekati tikungan terakhir, mobil di belakang Elena kehilangan kendali. Dan insiden mengerikan itupun terjadi. Kejadian tersebut begitu cepat, Elena tidak sempat melakukan antisipasi sekedar melakukan manuver untuk menghindar. Mobil lawan meng...
