Setelah dua hari Salsa berada dalam rasa sabar yang luar biasa, mengurusi Romy yang cosplay menjadi cipung dan akhirnya hari ini Romy sudah sembuh kembali. Salsa benar-benar merasakan sisi lain pria yang berstatus sebagai suaminya itu.
Pagi-pagi sekali Romy sudah berangkat kerumah sakit, walaupun sifat manjanya belum sepenuhnya hilang tapi Romy perlahan kembali ke sifat awalnya.
Saat ini Salsa sedang berada di mobil yang sama bersama Paul, mereka akan menjemput mama Rosa di bandara. Wanita itu kembali ke Jakarta setelah seminggu lebih di kalimantan, mendampingi suami tercinta.
Membiarkan Paul fokus dengan stir mobil yang dia kendarai, Salsa memilih membuka sosial media guna mengurangi kebosanannya
"Tumben banget kak Romy upload story" tangan lincah Salsa segera memencet profil instagram Romy, gadis itu cukup heran mengingat sosial media pria itu bahkan sudah bertahun-tahun tak pernah meng-upload postingan ataupun mengunggah story
Tak ada spesial, postingan itu hanya berisi foto Romy dengan rekan-rekan coasnya, dan juga bukan Romy yang mengunggah itu pertama kali melainkan sebuah akun bernama Raniaaniaaa, Romy hanya me-repost postingan dari akun tersebut.
Salsa cukup asing dengan wajah wanita itu, pasalnya hampir semua teman akrab Romy dia tau, walaupun dia tak cukup kenal
"Lo kenal cewek ini ul?" Salsa menyodorkan handphonenya kehadapan Paul, untungnya saja mereka sedang berhenti karena lampu merah
Paul mengambil handphone dari tangan Salsa, mencoba lebih fokus sebab apa yang dilihatnya membuatnya tak yakin
"Ini beneran Rania?" ucapanya tak percaya.
"Rania?" Salsa pun tak kalah bingungnya melihat ekspresi paul yang nampak terkejut melihat itu.
"Dia siapa ul?" Lanjut salsa.
Paul belum menjawab, pria itu malah membuka profil akun wanita itu untuk membuktikan dugaannya.
"Dia beneran Rania Sal!" Lagi-lagi Paul mengucapkan nama yang sama dan semakin membuat Salsa semakin bingung, Paul selalu saja menggantung ucapannya tak memberi penjelasan yang cukup untuk Salsa.
Suara klakson berhamburan dibelakang mobil mereka, dengan segera Paul menyerahkan handphone Salsa kepada sang pemilik, lalu kembali menjalankan mobilnya.
"Rania siapa Ul?" Salsa kembali menanyakan pertanyaan yang sama, entah mengapa melihat ekspresi Paul seperti tadi membuatnya merasa ada hal yang harus dia tau tentang perempuan itu
Paul melirik Salsa sekilas, menimbang-nimbang apakah harus memberi tau tentang Salsa perihal Rania.
"Kenapa sih ul? Ko lo diam gitu? Rania siapa?" Desak Salsa
"Orang yang bang Romy suka pas SMA" Jawab Paul, dia rasa tak masalah Salsa mengetahuinya. Toh, itu hanya masa lalu romy saja
"Lo ingatkan pas pertama kali lo ketemu bang Romy dan lo bilang suka sama dia?" Sambung Paul
Salsa mengangguk, kenangan bersama Romy tak sedikitpun dia lupa, yang suka maupun dukanya semuanya masih tersimpan jelas di memori salsa.
"Gue kan waktu itu bilang kak Romy lagi suka sama cewek, nah cewek itu Rania"
Salsa dibuat diam, ada rasa sakit hanya dengan mendengar nama perempuan yang pernah disukai suaminya di masa lalu.
"Sal, sebelum bang Romy kaya sekararang, dia pernah berjuang sangat keras mendapatkan cinta Rania tapi tidak pernah berhasil dan akhirnya berakhir gagal, dan pas kelas XII yang gue tau Rania pindah sekolah"
"Dan setelah itu gue nggak pernah lagi tau masalah percitaan dia saking tertutupnya padahal dulu dia selalu curhat sama gue masalah Rania"
"Makanya gue seneng pas dia mau nikah sama lo, karena gue dulu sempat khawatir dia akan memilih bujang seumur hidupnya" lanjut Paul kembali

KAMU SEDANG MEMBACA
If it is You
Romance"Jika kamu hancur sebesar diriku Akankah kamu tahu? Semua rasa sakit yang memenuhi diriku Ke titik di mana hatiku akan meledak, Betapa aku menginginkanmu?" ~if it'S You